Breaking News:

Jangan Sampai Keliru, Kenali Perbedaan Serangan Jantung dan Stroke

Kendati memiliki beberapa kesamaan, namun pada dasarnya antara serangan jantung dan stroke merupakan kondisi medis yang sangat berbeda

Editor: Azwir Ahmad
SRIPOKU.COM/Antoni
Ilustrasi - Jantungan. 

SRIPOKU.COM - Dua keadaan darurat medis yang mengancam keselamatan jiwa adalah serangan jantung dan stroke.

Kendati memeiliki beberapa kesamaan dan dapat dikaitkan, namun pada dasarnya antara serangan jantung dan stroke merupakan kondisi medis yang sangat berbeda.

Karena itu mengenali perbedaan antara gejala serangan jantung dan stroke menjadi penting, karena berkait dengan peluang untuk menyelamatkan jiwa.

Semakin cepat Anda dapat mengenali beda gejala serangan jantung atau stroke, maka kian besar peluang Anda untuk bisa bertahan hidup dan pemulihan penuh.

Sehingga menjadi penting untuk bisa memahami tanda dan gejala dua kondisi medis ini untuk memastikan perawatan segera.

Dilansir dari Health Line, nyeri dada adalah tanda umum dari serangan jantung, tetapi tidak semua serangan jantung melibatkan nyeri dada.

Serangan jantung atau infark miokard (MI) terjadi ketika masalah di suatu tempat di tubuh mengurangi atau menghalangi aliran darah ke arteri koroner.

Hal ini dapat menghentikan aliran darah ke jantung. Arteri koroner memasok aliran darah ke otot jantung. Pembuluh darah ini bisa menyempit jika zat seperti lemak dan kolesterol menumpuk.

Nama zat tersebut adalah plak. Plak biasanya menumpuk selama beberapa tahun. Jika potongan plak pecah di arteri jantung, gumpalan darah dapat terbentuk di sekitarnya.

Hal ini dapat menghentikan aliran darah normal mencapai otot jantung. Jika hal ini terjadi, bagian dari otot jantung bisa jadi tidak akan mendapatkan cukup oksigen.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved