Breaking News:

Berita Sriwijaya FC

Sriwijaya FC Layangkan 4 Usulan Regulasi Kompetisi Liga 2 ke PSSI, Salah Satunya Tagih Utang PT LIB

Kompetisi PSSI Liga 2 dengan operator sendiri perlu menjadi pertimbangan PSSI, Klub Liga 2 juga memiliki sebagian saham pada operator Liga 2 nanti.

SRIPOKU.COM/ABDUL HAFIZ
Presiden Klub Sriwijaya FC H Hendri Zainuddin SAg SH (kanan) bersama Sekretaris Perusahaan PT SOM Faisal Mursyid SH. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Abdul Hafiz

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Menjelang digulirkannya kompetisi Liga 2 yang rencana kick off akhir Juli 2021, PT SOM (Sriwijaya Optimis Mandiri) selaku manajemen pengelola klub Sriwijaya FC melayangkan empat usulan regulasi ditujukan kepada Sekjen PSSI, 7 Juni 2021.

"Dalam rangka Kompetisi PSSI Liga 2 PSSI Tahun 2021, dengan ini kami sampaikan usulan regulasi Kompetisi PSSI Liga 2 Tahun 2021," kata Sekretaris Perusahaan PT SOM Faisal Mursyid SH, Kamis (10/6/2021).

"Usulan pertama agar format Kompetisi 2 Wilayah, dibagi menjadi wilayah barat dan timur," kata pria berdarah Minangkabau.

Faisal Mursyid SH yang juga menjabat Ketua Komite Umum dan Organisasi/Sekretaris Tim Teknis Asprov PSSI Sumsel mengatakan untuk usulan kedua yakni, menggunakan promosi dan degradasi, sesuai dengan keputusan
Kongres Tahunan PSSI Tahun 2021.

"Nah usulan ketiga, agar penyelesaian segera pembayaran subsidi Liga 1 Klub Sriwijaya FC yang belum diselesaikan oleh PT. Liga Indonesia Baru," kata Faisal.

Sedangkan usulan keempat yakni Kompetisi PSSI Liga 2 dengan operator sendiri perlu menjadi pertimbangan PSSI, Klub Liga 2 juga memiliki sebagian saham pada operator Liga 2 nanti.

Sebelumnya Presiden Klub Sriwijaya FC H Hendri Zainuddin SAg SH menyarankan agar PSSI tak lagi menyerahkan operator kompetisi Liga 2 kepada PT LIB (Liga Indonesia Baru).

"Kalau bisa regulator kompetisi itu tidak lagi PT LIB untuk Liga 2. Tapi regulatornya ditentukan Liga 2. Jadi terpisah dengan Liga 1," kata Hendri.

Hendri yang baru saja menjabat Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Bina Darma (UBD) Palembang menjelaskan usulan yang akan dilemparkan tersebut sebenarnya itu masalah kemandirian Liga 2

"Kita menilai LIB ini berat megang dua Liga (Liga 1 dan Liga 2) ini. Kita ingin market value naik. Ini usulan. Diterima syukur. LIB itu kan operator liga. Semua kembali ke keputisan PSSI," katanya.

Aspirasi ini disampaikan diharapkan agar ada peningkatan nilai value klub liga 2. Tim Liga 2 tidak ingin seperti selama ini hanya pelengkap, pendamping gelaran liga 1 saja. 

"Kita ingin Liga 2 ini menarik. Masalahnya kita lihat ke belakang, LIB ini berat dari sisi meningkatkan nilai value market karena lebih dominan ke liga 1. Padahal trendnya justru sekarang yang menarik publik dinamika yang terjadi di Liga 2," pungkasnya.

Penulis: Abdul Hafiz
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved