Breaking News:

Pemindahan Ibukota Negara Jadi Beban Perekonomian Bukan Solusi Masalah

Rencana pemindahan ibukota Negara RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur hingga saat ini masih terwujud.

Editor: Salman Rasyidin
Warta Kota/Alex Suban
Presiden Joko Widodo dan Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor meninjau lokasi rencana ibu kota baru di Sepaku, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (17/12/2019). 

SRIPOKU.COM—Rencana pemindahan ibukota Negara RI dari Jakarta ke Kalimantan Timur hingga saat ini masih terwujud.

Belum terwujud rencana mega proyek ini masih saja menimbulkan pro kontra dari berbagai kalangan, bahkan ada menganggap sebagai beban ekonomi baru bagi bangsa ini.

Dilansir WARTAKOTALIVE malah anggota Komisi V DPR dari Fraksi PKS Suryadi Jaya Purnama mempertanyakan kemungkinan ibukota pindah ke Kalimantan Timur, saat utang negara makin numpuk.

"Utang kita sudah mencapai Rp 6.400 triliun lebih, bahkan utang BUMN kita sudah pada angka 52,8 miliar dolar AS," ujarnya dalam webinar, Rabu (9/6/2021).

Menurut Suryadi, kondisi ekonomi yang sedang dihadapi pemerintah saat ini belum sepenuhnya pulih akibat pandemi Covid-19.

"Pemerintah, DPR, juga para pengamat ekonomi, dan para pakar ekonomi sepakat saat ini ekonomi belum pulih."

"Tidak saja karena faktor pandemi, bahkan sebelum pandemi juga tanda-tanda ekonomi kita melambat itu sudah kelihatan," tuturnya.

Karena itu, pemerintah dinilai salah alamat jika solusi atas beban utang dan ekonomi belum pulih, adalah dengan memindahkan Ibu Kota.

"Adanya pemindahan Ibu Kota diharapkan dapat menyelesaikan ini."

"Namun, asumsi kita dengan berbagai kajian, justru pemindahan Ibu Kota bukan solusi atas masalah ekonomi, bisa jadi beban, butuh lebih Rp 480 triliun lebih," papar Suryadi.

Halaman
1234
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved