Breaking News:

Mayat Pria Mengapung di Banyuasin

Mayat Mr X Dimakan Biawak di Banyuasin, Dokter Forensik: Tak Ada Tanda Kekerasan Hanya Gigitan Hewan

Kompol dr Mansuri SpF menemukan beberapa fakta terkait dugaan penyebab kematian Mr X di galian batu bata di kawasan Kabupaten Banyuasin.

Editor: Refly Permana
sripoku.com/maya
Seorang petugas ruang forensik RS Bhayangkara Palembang ketika akan mengambil mayat yang ditemukan di kawasan Kabupaten Banyuasin. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Dilakukan visum terhadap mayat Mr X mengapung di Banyuasin, tepatnya di kolam bekas galian batu bata di Perumahan Griya Gading Pesona, Kecamatan Talang Kelapa, pada Rabu (9/6/2021).

Setelah dilakukan pemeriksaan jenazah pada Kamis (10/6/2021), Dokter Forensik RS Bhayangkara Palembang, Kompol dr Mansuri SpF menemukan beberapa fakta terkait dugaan penyebab kematian Mr X di Banyuasin.

Menurut hasil visum, mayat diperkirakan berusia 20-30 tahun, dengan tinggi badan lebih dari 150 cm.

Fakta Baru di Sidang Ibu Muda Tewas di Hotel Rio Palembang Usai Dibunuh Tamunya yang Pakai Obat Kuat

Dia menjelaskan bahwa pada tampak luar ada bagian tubuh yang terbuka, antaranya wajah, leher dan lengan.

Namun bagian terbuka tersebut bekas tanda kekerasan dari binatang buas seperti biawak dan lainnya.

"Tidak ada ditemukan kekerasan lainnya, hanya ada bekas kekerasan setelah jenazah meninggal," ujarnya.

Dia memperkirakan jenazah tersebut sudah meninggal lebih dari satu minggu, berdasarkan proses mayat yang sudah mengalami pembusukan.

Sedangkan jenazah tidak memiliki ciri-ciri khusus, selain dari pakaian kaos oblong lengan pendek merk adidas.

Penyebab kematian diduga kemungkinan karena tenggelam dan sudah dimakan hewan.

HD Beri Kompensasi ke Driver Ojol terkait  Promo McD yang di Cancel

"Kemungkinan diduga karena tenggelam dan sudah dimakan biawak yang senang dengan bangkai," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved