Breaking News:

Kajari Banyuasin : Sengaja Membakar atau Lalai Penanganan Karhutla, Korporasi Bisa Diproses Hukum

Proses hukum terkait karhutla tidak hanya berlaku bagi masyarakat pada umumnya, tapi juga akan dikenakan pada korporasi

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Kajari Banyuasin Budi Herman 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Karhutla di wilayah Banyuasin, menjadi salah satu konsen dari Kejari Banyuasin.

Untuk itu pihak Kejari Banyuasin juga sudah berkoordinasi dengan Pemkab Banyuasin dan kepolisian serta TNI.

Menurut Kajari Banyuasin Budi Herman, koordinasi  terkait karhutla paling utama mengedepankan pencegahan sejak dini. Sehingga, wilayah Banyuasin tidak muncul karhutla. Meskipun ada, tidak terjadi dalam jumlah banyak.

"Sesuai UU, bila memang sengaja melakukan pembakaran akan kami proses bersama kepolisian. Jadi, kami tidak akan memberikan toleransi," katanya, Kamis (10/6/2021).

Lanjutnya, proses hukum terkait karhutla tidak hanya berlaku bagi masyarakat pada umumnya. Proses hukum juga akan dikenakan pada korporasi, bila lahan di dalam korporasi tersebut sengaja di bakar atau tidak ada pencegahan sejak dini.

Terlebih, tidak adanya persiapan dari korporasi tersebut untuk melakukan penanggulangan kebakaran lahan yang ada di wilayah korporasi tersebut.

Sehingga, korporasi tersebut bisa di proses karena dianggap lalai dan tidak ada tindakan untuk melakukan pemadaman. 

"Kami sudah sama-sama berkomitmen dan menyatukan visi untuk penegakan hukum dalam penanganan karhutla. Korporasi pun sama, bisa dikenakan proses hukum berdasarkan UU," pungkasnya.  (ardi)
 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved