Breaking News:

BRIPKA Guntur dari Tim Tujah Polsek Mariana Bikin Keok 3 Penjahat Sekaligus, Kasus Pembobolan Rumah

Tim Tujah (tangkap ungkap kejahatan) Buser Polsek Mariana dipimpin Kanit Reskrim Bripka Guntur berhasil menangkap 3 orang pelaku pencurian

Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Andi Wijaya
ML, pelaku otak pembobolan yang keok ditembak petugas dan kini diamankan di Mapolsek Mariana 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Tim Tujah (tangkap ungkap kejahatan) Buser Polsek Mariana dipimpin Kanit Reskrim Bripka Guntur berhasil menangkap 3 orang pelaku pencurian yang terjadi Minggu (16/5/2021), sekitar pukul 23.30, di Jalan Petaling Perumahan Griya Permai Blok B6 Kelurahan Mariana Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin. 

Pelaku yang ditangkap, otak pencurian ML (41) warga Kelurahan Sei Selincah Kecamatan Kalidoni Palembang, sedangkan ikut serta menjual hasil curian yakni RS (25) warga Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin, dan RS (21) warga Kelurahan Mariana Kecamatan Banyuasin I Kabupaten Banyuasin.

Informasi yang dihimpun, aksi pencurian dilakukan oleh pelaku ML, Minggu (16/5/2021) malam tersebut dengan masuk menerobos jendela kamar rumah korban bagian belakang dengan cara mencongkel jendela kamar.

Lalu masuk ke dalam rumah, dan menguras barang berharga didalam rumah seperti 1 buah TV LCD 24 inci merek Aqua warna hitam.

Lalu, sepatu Safety warna hitam, 1 HP Oppo, 1 pak rokok Sampoerna, 15 bungkus rokok Surya, rokok chieff sebanyak 5 bungkus, 2 pak rokok dados, 3 bungkus rokok jarum, 5 bungkus rokok neslite, 6 bungkus rokok clasmild. Atas kejadian ini korban mengalami kerugian sekitar Rp 4,1 juta dan melapor ke Polsek Mariana.

Sementara, Kapolsek Mariana AKP Halim Kesumo didampingi Kanit Reskrim Bripka Guntur membenarkan telah menangkap 3 pelaku pencurian di wilayah hukumnya.

"3 pelaku memang sudah target operasi (TO) Polsek Mariana atas kasus pencurian, dan sudah ditangkap lalu digiring ke Polsek Mariana untuk di proses," kata Halim. 

Lanjutnya, pada saat ditangkap pelaku Marwan berusaha melawan dan mencoba melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas terukur.

"Satu pelaku kita lumpuhkan karena berusaha mencoba melawan dan melarikan diri, tembakan peringatan tidak digubris sehingga diarahkan ke betisnya," tukas Halim.

Untuk pasal yang diterapkan kepada pelaku yakni pasal 363 KUHP, "Untuk barang bukti (BB) diamankan 1 unit TV LCD merek Aqua 24 inci, Pelaku akan kita kenakan pasal 363 KUHP ancaman kurungan 5 tahun," tegasnya.

Sedangkan, tersangka ML mengakui sudah melakukan pencurian. "Benar pak, saya yang mencuri di rumah korban. Lalu saya mengajak Riyan dan Edo untuk menjual barang barang hasil curian. Terpaksa mencuri karena kebutuhan ekonomi, tidak ada pekerjaan tetap, jadi terpaksa melakukan pencurian," kata ML yang mengaku menyesal.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved