Breaking News:

PT MHP Akan Optimalisasi Lahan Seluas 679,74 Hektar, Cegah Prambahan dan Kebakaran Lahan

PT MHP akan optimalisasikan lahan konsesi679,74 hektar di wilayah Kabupaten Muara Enim.Rawan perambahan dan kebakaran hutan

sripoku.com/ardani
Rapat Lahan : Rapat Rencana Optimalisasi Lahan Kawasan Hutan Konsensi PT MHP yang rawan perambahan dan kebakaran hutan diruang rapat Serasan Sekundang Pemkab Muara Enim, Rabu (9/6/2021). 

SRIPOKU.COM, MUARA ENIM - Untuk mengantisipasi rawan perambahan dan kebakaran hutan, PT Musi Hutan Persada (MHP) akan melakukan optimalisasi lahan kawasan hutan konsensi PT MHP seluas 679,74 hektar di wilayah Kabupaten Muara Enim.

Hal tersebut terungkap pada kegiatan Rapat Rencana Optimalisasi Lahan Kawasan Hutan Konsensi PT MHP yang rawan perambahan dan kebakaran hutan diruang rapat Serasan Sekundang Pemkab Muara Enim, Rabu (9/6/2021).

Rapat  dipimpin oleh Kabag Pemerintahan Asarli Manudin, didampingi Kasdim 0404/Muara Enim Mayor Inf Sugeng, Kasat Intel Polres Muara Enim AKP Aan Sumadi dan perwakilan Kejari Muara Enim.

Selain itu terlihat hadir  Kasat Pol PP AM.Musadeq (Kasat Pol PP), Danramil Rambang Lubai
Kapten Inf Sugiyanto, Danramil Lawang Kidul Kapten Inf Firwanda, dan pejabat lainnya.

Sedangkan dari pihak PT MHP dihadiri oleh Deputy GM Pengamanan Hutan dan Sosial (PHS) PT MHP, Harnadi Panca Putra, Supt PHS PT MHP Adi Amanto,  Camat Tanjung Agung Sahlan, Camat Rambang Herry Mulyawan, dan sekitar 20 orang para undangan.

Menurut Deputy GM Pengamanan Hutan dan Sosial (PHS) PT MHP, Harnadi Panca Putra, bahwa
keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia nomor SK 799/Menlhk/Setjen/HPL.0/10/2019 tentang perubahan keputusan Menteri Kehutanan nomor 38/Kpts-II/1996 tanggal 29 Januari 1966 kepada PT Musi hutan Persada diberikan hak pengusahaan hutan tanaman industri atas areal hutan seluas sekitar 287.333 hektar yang terletak di provinsi Sumatera Selatan.

Atas dasar ini, pihaknya berencana akan melakukan optimalisasi lahan dikawasan konsensi PT MHP yakni tepatnya pada unit 2 Merbau, unit 3 Gemawang dan unit 5 Sodong. Unit-unit tersebut masuk ke dalam area kerja wilayah 1 Suban jeriji dan dan juga wilayah administrasi Kabupaten Muara Enim.

Adapun kegiatan optimalisasi ini, lanjut Harnadi, merupakan langkah PT MHP dalam rangka mengatasi pengrusakan hutan, perambahan lahan dan juga kebakaran hutan. Untuk luasan yang masuk rencana optimalisasi lahan adalah sebagai berikut unit 2 Merbau seluas 83,63 hektar unit 3 Gemawang seluas 455,94 hektar unit 5 Sodong seluas 140,17 hektar, sehingga total luasan yang akan dilakukan optimalisasi lahan adalah 679,74 hektar. 

"PT. MHP meminta dukungan dari pihak-pihak terkait guna kelancaran kegiatan optimalisasi lahan pada areal yang rawan perambahan dan kebakaran hutan tersebut," harapnya.

Mengenai masalah tapal batas, sambung Harnadi, pihaknya telah meminta pihak ketiga untuk melakukan pengukuran tapal batas tersebut. Dan khusus untuk di wilayah Kabupaten Muara Enim untuk tapal batas hampir 100 persen selesai.

Halaman
12
Penulis: Ardani Zuhri
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved