Breaking News:

Penjual Durian Dapat Trsnsferan Rp 1 Miliar, Titipan Uang Suap dari Eks Menteri KKP Edhy Prabowo

JPU membacakan dalam BAP bahwa Rawi menerima uang tunai untuk kemudian disetor melalui teller bank, hingga melakukan setor ke rekening lalu ditransfer

THINKSTOCK
Ilustrasi duit 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Sidang kasus suap benur yang melibatkan eks Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edhy Prabowo tampaknya kian menuju titik terang.

Pasalnya dalam lanjutan sidang yang digelar Selasa (8/6), seorang karyawan toko buah durian, Qushairi Rawi, dihadirkan sebagai saksi lantaran rekening. bank miliknya teraliri uang Rp 1 miliar, yang diduga kuat terkait perkara suap izin ekspor benur.

Bagaimana Rawi bisa masuk pusaran perkara suap Edhy Prabowo?

Semua ini bisa terjadi karena toko buah tempat Qushairi Rawi bekerja itu adalah milik Amiril Mukminin, yang tidak lain adalah Sespri eks Menteri Edhy Prabowo.

Sebagai karyawan toko, Qushairi Rawi, tidak keberatan rekening miliknya digunakan transaksi.

Ada uang sekitar Rp 1 miliar yang masuk ke rekeningnya.

Selanjutnya uang di rekeningnya itu dia transfer ke rekening Amiril yang merupakan bosnya.

Dalam kesaksiannya, Rawi mengatakan pernah diminta oleh Amiril untuk melakukan transfer kepadanya.

Total transfer yang dilakukan Amiril ke rekening Rawi tercatat mencapai Rp 1 miliar.

Jaksa KPK menyebut Rawi sudah 10 kali diminta Amiril melakukan transfer dengan nominal masing-masing Rp100 juta.

Halaman
1234
Editor: aminuddin
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved