Breaking News:

Berita Palembang

Tersiar Kabar adanya Pengosongan Rumah Dinas TNI Secara Paksa, Ini Penjelasan Kapendam II Sriwijaya

Menurut pihak Kodam, pihaknya hanya melakukan penertiban, karena selama ini rumah dinas atau asrama itu, banyak digunakan bukan sesuai peruntukannya

Editor: Welly Hadinata
Tribunsumsel/Ardiansyah
Kolonel Kol Caj Jono Marjono 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kodam II Sriwijaya memastikan, adanya kabar pengosongan eks rumah dinas (komplek Pomdam) tepatnya belakang BLPT yang akan dilakukan secara paksa oleh pihaknya, tidaklah benar.

Menurut pihak Kodam, pihaknya hanya melakukan penertiban, karena selama ini rumah dinas atau asrama itu, banyak digunakan bukan sesuai peruntukannya yaitu prajurit TNI AD aktif.

"Kami hanya akan menertibkan perumahan dinas, dan prosedur sudah dilaksanakan. Dimana kami sudah menyampaikan surat peringatan pertama, surat peringatan kedua dan surat peringatan ketiga tentang pengosongan rumah dinas," kata Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) II Sriwijaya Kolonel Kol Caj Jono Marjono, Selasa (8/6/2021).

Dijelaskan Jono, penertiban rumah dinas oleh pihaknya itu karena rumah dinas itu peruntukannya sudah jelas selama ini bagi para prajurit aktif.

"Masyarakat jangan resah, karena sudah ada pemberitahuan dan surat pemberitahuan terakhir sudah disampaikan pada tanggal 27 Mei 2021 lalu," ujarnya.

Perwira dengan tiga melati dipundaknya ini pun memastikan, jika tidak ada penertiban rumah dinas atau asrama milik Kodam II Sriwijaya pada 8 Juni.

 "Untuk tanggal 8 Juni tidak ada," pungkasnya.(Arief/TS)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved