Breaking News:

Berita Palembang

Nyaris Bikin Buta Mata Satpam UIN Raden Fatah Palembang, Indra Penyiram Air Keras Ditangkap

Satreskrim Unit Pidum dan Tekab 134, Polrestabes Palembang, menangkap Indra Julizar eksekutor penyiraman air keras

SRIPOKU.COM / Andi Wijaya
Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang, meringkus eksekutor penyiraman air keras yakni Indra (40), Selasa (8/6/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Satreskrim Unit Pidum dan Tekab 134, Polrestabes Palembang, menangkap Indra Julizar eksekutor penyiraman air keras, Senin (7/6/2021) di Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Aman I Kelurahan 5 Ulu Darat Kecamatan SU I Palembang.

Sebelumnya Polrestabes Palembang sudah lebih dulu menangkap dua orang rekan Indra.

Indra tak bisa lagi lari saat tim yang dipimpin Kanit Pidum AKP Robert P Sihombing mengepung kediaman pelaku.

Informasi yang dihimpun, tersangka Indra Julizar bersama tiga pelaku lainnya dibayar untuk melakukan penyiraman dengan menggunakan air keras kepada korban satpam UIN Raden Fatah Palembang bernama Aminudin (49) serta anaknya M Robani (29), Minggu (25/4/2021), sekira pukul 23.00, di depan rumah di Jalan Padat Karya Lorong Mangga III Kelurahan Talang Jambi Kecamatan Sukarami Palembang.

Akibat disiram air keras, korban Aminudin mengalami luka bakar di bagian wajah hingga mata hampir buta, sementara anak korban yang ingin membantu mengalami luka tusuk senjata tajam dan langsung dilarikan ke RSMH Palembang.

Kejadian tersebut dilaporkan ke sentra pelayanan kepolisian terpadu (SPKT) Polrestabes Palembang.

Dari kejadian ini, Unit Pidum dan Tekab 134 Polrestabes Palembang melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka Erwin (43) saat berada di Jalan Mataram Kecamatan Kertapati Palembang, Jumat (30/4/2021).

Lalu menangkap tersangka Riki Septiawan alias Kiki (27) warga Jalan KH Azhari Lorong Kamasan Kelurahan 3-4 Ulu Kecamatan SU I Palembang ditangkap ditempat persembunyian di Kabupaten Kepahiyang Kota Bengkulu.

Ketika ditemui di ruang Riksa Reskrim, Selasa (8/6/2021) tersangka Indra Julizar mengatakan benar ikut melakukan aksi penganiayaan kepada korban.

"Benar pak, saya yang menyiapkan air keras (cuka para) di mana saat beraksi saya berikan kepada tersangka Kiki, dan saya memegang juga untuk menyiram, dia dan saya yang menyiramkan cuka para," kata sopir ini.

Halaman
12
Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved