Breaking News:

Berita Palembang

Ini Tampang Pelaku Penusukan yang Terjadi di Beringin Janggut Palembang, Diduga Masalah Lapak Jualan

Kini pelaku yakni HP alias Koeng (39), masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Pidum, di ruang pemeriksaan Polrestabes Palembang

Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Andi Wijaya
Unit Pidum dan Tekab 134 Satreskrim Polrestebes Palembang saat menangkap pelaku pembacokan 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Setelah ditetapkan DPO (Daftar pencarian orang), pelaku penganiayaan berat terhadap seroang warga,  akhirnya berhasil diringkus Unit Pidum (Pidana Umum), dan Tekab 134 Sat Reskrim Polrestabes Palembang, Senin (7/6/2021), sekitar pukul 15.45.

Kini pelaku yakni HP alias Koeng (39), masih menjalani pemeriksaan intensif oleh penyidik Pidum, di ruang pemeriksaan Polrestabes Palembang, Selasa (8/6/2021).

Penangkapan dipimpin langsung Kanit Pidum, AKP Robert Sihombing saat tersangka tengah berada di rumahnya, di Jalan Perintis Kemerdekaan Kelurahan Lawang Kidul Kecamatan IT II Palembang.

Dengan barang bukti hasil visum korban, tersangka pun tidak dapat berkelak. Dan guna mempertanggung jawabkan ulahnya tersangka pun langsung digiring ke Polrestabes Palembang. 

"Benar, tersangka sudah kita amankan, terkait penusukan yang terjadi di Jalan Beringin Janggut Kelurahan 17 Ilir Kecamatan IT I Palembang, Kamis (11/3/2021) lalu, sekitar pukul 17.30," ungkap Kasat Reskrim Polrestabes, Palembang Kompol Tri Wahyudi, didampingi Wakasat Reskrim Kompol Wahyu Maduransyah putra, kepada sripoku.com.

Lanjut Tri, tersangka di tangkap lantaran melakukan aksi pembacokan terhadap korban,  yang menyebabkan korban mengalami dua luka tusuk dibagian kepala dan leher.

"Penganiayaan berat ini berawal dari selisih paham masalah lapak jualan berlokasi di Jalan Beringin Janggut, Kecamatan Ilir Timur I Palembang," katanya.

"Keduanya tidak bisa menahan emosinya, lalu pelaku AL (DPO) langsung menusuk korban pada bagian kepala sebanyak dua lobang, disusul tersangka yang juga menusuk dibagian leher. Kini kita masih terus kembangkan keterangan tersangka, sementara anggota yang lain masih memburu pelaku lainnya," tegas Kompol Tri Wahyudi, lebih baik menyerahkan diri, daripada ditembak karena saat dilakukan penangkapan melawan.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved