Breaking News:

Tanda Tangan Elektronik di Pagaralam belum Selesai, Petugas Pakai Sistem Jemput Bola, Gratis

Terhitung sejak dua pekan yang lalu sampai saat ini pembuatan akte dan Kartu Keluarga di Pagaralam belum dapat diterbitkan.

SRIPOKU.COM/WAWAN SEPTIAWAN
Tampak antusias masyarakat Kecamatan Pagaralam utara saat membuat Akte di Kantor Camat Pagaralam Utara. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Terhitung sejak dua pekan yang lalu sampai saat ini pembuatan akte dan Kartu Keluarga di Pagaralam belum dapat diterbitkan.

Alasannya karena masih terkendala belum adanya penjabat yang ditunjuk untuk melakukan Tanda Tangan Elektronik (TTE) yang masih dalam proses pengajuan ke Kementrian.

Namun, PT PLN (Persero) UI WS2JB UP3 Lahat ULP Pagaralam yang dimotori oleh Organisasi Aksi Cepat Tanggap (ACT) Pagaralam dengan menggandeng Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pagaralam tetap melaksanakan jemput bola melakukan proses pembuatan akte kelahiran kepada masyarakat yang dipusatkan di Kantor Kecamatan Pagaralam Utara. 

Berita Euro 2020: Tinggal 4 Hari Kapten Timnas Spanyol Sergio Busquet Terpaksa Absen & Pulang Duluan

Staf ACT Sumsel, Aditia, membenarkan jika program jemput bola pembuatan akte tersebut merupakan program dari PT PLN UP3 Lahat ULP Pagaralam yang menunjuk pihak ACT dan bekerjasama dengan Dukcapil Pagaralam untuk menjalan program yang menggunakan anggaran TJSL (tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan). 

"Selain pembuatan akte gratis masyarakat juga akan menerima bantuan lainya yaitu beras dan uang transport, untuk target sendiri dalam kegiatan tersebut sedikitnya 200 sampai 300 akte se-Kota Pagaralam yang akan dipusatkan di setiap kantor Camat di Pagaralam," katanya. 

Sementara itu, Kepala Bidang Akte Disdukcapil Nili menjelaskan, jika program ini real program dari pihak PLN, yang bertujuan mempermudah masyarakat untuk melengkapi surat kependudukan khusus untuk Akte kelahiran.

Biaya Pendidikan Bintara Polri Muara Enim Ditanggung Pemkab, Siapkan Dana Hampir Rp 1 Milyar 

"Namun dalam kegiatan ini pihaknya masih dalam proses pengumpulan data saja, karena untuk percetakan Ia mengakui masih terkendala Tanda Tangan Elektronik yang masih menunggu SK dari kementerian," jelasnya.

Penulis: Wawan Septiawan
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved