Breaking News:

Selain Ditembak Penganiaya Istri Siri di Banyuasin Juga Dijerat Pasal Berlapis, Polisi: Biar Jera

"Kami akan mengenakan pasal berlapis, baik itu pasal penganiyaan berat dan pasal percobaan pembunuhan. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara,"

sripoku.com/ardani
Korban KDRT (kiri) saat diwawancarai Kepala Newsroom Tribunsumsel-Sripo Hj L Weny Ramdiastuti di Mapolres Banyuasin, Senin (7/6/2021). 

Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP M Ikang Ade Putra ketika di wawancarai Kepala Newsroom Tribunsumsel-Sripo Hj L Weny Ramdiastuti, Senin (7/6/2021).

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Meski tersangka Sahrudin tidak pernah mengakui penganiayaan dan percobaan pembunuhan terhadap istri sirinya, tetapi berdasarkan hasil keterangan korban, saksi-saksi, dan visum sudah sangat menguatkan.

Penyidik Satreskrim Polres Banyuasin tetap bisa melanjutkan proses hukum terhadap tersangka Sahrudin yang melakukan penganiayaan berat dan juga percobaan pembunuhan terhadap korban.

Hal ini, diungkapkan Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP M Ikang Ade Putra, ketika diwawancarai Kepala Newsroom Tribunsumsel-Sriwijaya Post, Hj L Weny Ramdiastuti, Senin (7/6/2021).

Tanda Tangan Elektronik di Pagaralam belum Selesai, Petugas Pakai Sistem Jemput Bola, Gratis

Menurut Ikang, tersangka hanya mengaku sebatas menampar korban.

Akan tetapi, dari hasil penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan, keterangan korban, saksi-saksi, alat bukti dan juga hasil visum, tersangka tidak bisa mengelak lagi.

"Kami akan mengenakan pasal berlapis, baik itu pasal penganiyaan berat dan pasal percobaan pembunuhan. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara," ujar Ikang.

Pasal yang dikenakan ini, dianggap sudah sesuai prosedur hukum terhadap tindakan penganiyaan dan juga percobaan pembunuhan terhadap korban.

Selain itu, pasal yang ditetapkan juga sebagai efek jera terhadap tersangka.

Berita Euro 2020: Tinggal 4 Hari Kapten Timnas Spanyol Sergio Busquet Terpaksa Absen & Pulang Duluan

Karena, apa yang dilakukan tersangka Sahrudin ini sudah sangat tidak manusiawi.

Tindakannya melakukan penganiayaan berat dan percobaan pembunuhan terhadap korban, terbilang sungguh sangat sadis.

"Kami tidak akan main-main dalam proses hukum terhadap tersangka. Ini sebagai wujud kami untuk memberikan perlindungan kepada korban dan efek jera kepada tersangka," ujarnya.

Ketika disinggung mengenai pendampingan, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memberikan pendampingan agar psikis korban kembali pulih. Karena, saat ini psikis korban masih mengalami trauma berat.

Sedangkan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan perempuan Dan Perlindungan Anak Kabupaten Banyuasin melalui Pusat Terpadu Pembedayaan Perempuan dsn Pelindungan Anak (P2TP2A) akan melakukan pendampingan psikis terhadap korban.

Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Vietnam Malam Ini Live Streaming SCTV Shin Tae-yong Rotasi Pemain

"Pihak Polres sudah berkoordinasi dengan kami, untuk melakukan pendampingan terhadap korban. Tujuannya, agar psikis korban bisa pulih kembali," kata Desi Asmarina SPsi.

Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved