Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Remaja 16 Tahun Ini Menyerahkan Diri ke Polisi, Aksi Jambretnya di Lapangan Masjid Viral di Medsos

Warga Kecamatan Lubuklinggau Barat I ini menyerahkan diri setelah identitasnya diketahui dan viral di media sosial.

ilustrasi
ilustrasi jambret hp 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- EC seorang remaja di bawah umur di Kota Lubuklinggau Sumsel, pelaku perampasan Handphone di kawasan Masjid Agung As-salam diserahkan kedua orang tuanya ke Polisi.

Warga Kecamatan Lubuklinggau Barat I ini menyerahkan diri setelah identitasnya diketahui dan viral di media sosial.

Remaja berusia 16 tahun ini menyerahkan diri langsung diantar oleh kedua orang tuanya kepada anggota Polsek Lubuklinggau Barat.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat, AKP Luhut Situmorang mengatakan aksi perampasan Handphone dilakukan pelaku pada hari Selasa 16 Febuari 2021 lalu.

"Korbannya R warga Kecamatan Lubuklinggau Barat I," ungkapnya pada wartawan, Senin (7/6/2021).

Luhut mengungkap, kejadian bermula saat korban berada di lapangan Kurma Masjid Agung As-salam sedang duduk santai sambil memainkan Handphone.

"Lalu teman pelaku S yang berada dibelakang korban dengan jarak tiga meter langsung mendekati korban merampas Handphone korban," ujarnya.

Dalam menjalankan aksinya pelaku bersama dua orang temannya atas nama D (belum tertangkap) dan S sudah menjalani vonis hukuman lebih dahulu di Lapas Kelas II Lubuklinggau.

"Pada saat itu pelaku perannya hanya menunggu di atas motor honda beat warna hijau bersama D. Setelah pelaku S berhasil merampas Handphone korban mereka langsung melarikan diri," ungkapnya.

Kemudian Sabtu (5/6/2021) malam Kanit Reskrim Aiptu Faisal mendapat informasi dari Bripka Wawan anggota Polisi yang bertugas di Polres Musi Rawas bahwa DPO kasus perampasan di Lubuklinggau
akan menyerahkan diri.

Selanjutnya, Kanit Reskrim memerintahkan Katim Opsnal (Gaspol)  Bripka Fitra Hadi dan anggota menjemput pelaku di rumah Bripka Wawan di Kecamatan Lubuklinggau Barat I.

"Ternyata sampai di lokasi kedua orang tua pelaku sudah ada di tempat, dan selanjutnya pelaku dengan didampingi oleh kedua orang tuanya menyerahkan diri kepada petugas, selanjutnya pelaku dibawa ke Mapolsek Lubuklinggau Barat," ungkapnya.

Hasil Interogasi pelaku mengakui terus terang perbuatannya telah melakukan aksi perampasan Handphone milik korban R, peran pelaku hanya membantu, menunggu di atas motor bersama D.

"Bahwa yang melakukan aksi perampasan HP adalah teman pelaku S yang saat ini sedang menjalani hukuman, Hasil dari kejahatan perampasan HP yang telah dilakukan itu, pelaku hanya mendapat bagian sebesar Rp. 150 ribu," ujarnya. (Joy/TS)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved