Breaking News:

4 Terdakwa Narkoba Divonis 15 Tahun, Kejari Lubuklinggau Kukuh Lakukan Banding: Kami Sangat Kecewa

"Rentetan tuntutan ini sampai ke Kajati jadi tidak sembarangan, tapi kami juga menghormati keputusan majelis hakim apa pun pertimbangan mereka,"

SRIPOKU.COM/EKO HEPRONIS
Terdakwa dan kurir narkoba yakni Andre Giopano (23), Elfin Heryadi (38 tahun), Dial Sasmita (30) dan Edi alias Dit (41) saat menjalani sidang vonis melalui virtual dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Muara Beliti, Kamis (3/5/2021) kemarin. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Kejaksaan Negeri (Kejari) Lubuklinggau tidak menutupi rasa kekecewaan atas vonis majelis hakim di Pengadilan Negeri Lubuklinggau untuk empat terdakwa narkoba.

Keempat terdakwa itu disidangkan dengan barang bukti dua kilogram ganja dan divonis 15 tahun penjara.

Sementara pada sidang tuntutan, JPU Kejari Lubuklinggau menuntut penjara seumumr hidup.

Putra Mantan Sekda Mukti Sulaiman Digadang Maju ke Pilwako Palembang 2024, Ketua Nasdem Palembang

Kepala Kejari Lubuklinggau, Willy Ade Chaidir, melalui, Kasi Intel Kejari Lubuklinggau, Aan Tomo, mengatakan saat ini JPU Kejari Lubuklinggau saat ini sedang menyiapkan berkas banding.

"Saat ini kita tengah mempersiapkan berkasnya, karena pada prinsipnya kami (Kejari Lubuklinggau) sangat kecewa atas putusan majelis hakim," kata Aan, Senin (7/6/2021).

Ia menegaskan alasan kecewa karena jelas tuntutan JPU Kejari Lubuklinggau dalam persidangan tuntutan seumur hidup dengan berbagai macam pertimbangan yang memberatkan maupun yang meringankan.

"Rentetan tuntutan ini sampai ke Kajati jadi tidak sembarangan, tapi kami juga menghormati keputusan majelis hakim apa pun pertimbangan mereka, jadi KUHP sudah memberikan upaya hukum lanjutannya," ungkapnya.

Dalam hal ini, upaya hukum Kejari Lubuklinggau jelas akan melakukan banding ke Kejati Sumsel, dalam KUHP jelas JPU diberikan waktu tujuh hari untuk bersikap dan jelas sikap Kejari Lubuklinggau akan melakukan banding.

Kelicikan KKB Papua Terbongkar, Ternyata Punya Jalur Rahasia di 2 Negara Ini, Pantas Senjata Canggih

"Minggu-minggu ini kami akan melaksanakan banding, sekarang tengah mempersiapkan berkas-berkasnya," ujarnya.

Ia mengungkapkan alasan Kejari Lubuklinggau melakukan banding karena putusan vonis majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Lubuklinggau jauh dari dua pertiga tuntutan, putusan hakim juga tidak mencerminkan rasa keadilan dimasyarakat.

Halaman
12
Editor: Refly Permana
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved