Breaking News:

Pelaku KDRT di Banyuasin Ditangkap

Pelaku KDRT di Banyuasin Masih Sempat Konsumsi Sabu Saat Polisi Datang, Pun Saat Aniaya Korban

Saat melakukan penganiyaan dan percobaan pembunuhan terhadap korban yang merupakan istri siri pelaku, ia juga menggunakan narkoba jenis sabu.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/ardi
Pria yang dilaporkan sudah menyiksa istri sirinya sendiri ditangkap Polres Banyuasin. 

SRIPOKU.COM, BANYUASIN - Tersangka Sahrudin, tersangka kasus KDRT di Banyuasin, ternyata sudah sejak lama menggunakan narkoba jenis sabu.

Ternyata, saat melakukan penganiyaan dan percobaan pembunuhan terhadap korban yang merupakan istri siri pelaku, ia juga menggunakan narkoba jenis sabu.

"Dari hasil interogasi yang kami lakukan, ternyata tersangka ini sering menggunakan narkoba jenis sabu. Hasil tes urine tersangka juga positif," ujar Kasat Reskrim Polres Banyuasin, AKP M Ikang Ade Putra, Minggu (6/6/2021).

SELAMAT Tinggal Bau Badan, Pakai 7 Cara Ini, Dijamin Hilang Untuk Selama-lamanya

Ternyata, tersangka juga lanjut Ikang juga sempat menggunakan sabu sebelum ditangkap.

Hal ini, terungkap setelah di lokasi persembunyian tersangka ditemukan alat hisap sabu. 

Barang bukti yang digunakan tersangka untuk mengkonsumsi narkoba, pisau dan barang bukti lainnya ketika melakukan penganiyaan terhadap korban. 

"Tersangka dan barang bukti sudah kami amankan," pungkasnya.

640 Vial Vaksin Covid-19 Sudah Didistribusikan ke 18 Puskesmas di OKU, Masih untuk Lansia dan Guru

Sahrudin merupakan tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga di Banyuasin yang dilaporkan istri sirinya beberapa waktu lalu ke Polres Banyuasin.

Sahrudin ditangkap pada Minggu (6/6/2021) di tempat persembunyiannya dan ditembak polisi lantaran mencoba melarikan diri.

10 Makanan yang Dapat Membantu Penderita Diabetes Mengolah Gula Darah, Berikut Daftar Lengkapnya

Diakuinya, semua ucapan istri sirinya ke anggota polisi tidaklah benar.

Dirinya menyebut, tidak pernah menyiksa korban hingga babak belur. Terlebih, sampai memasukan cobek ke dalam alat vital sang istri siri.

"Boleh tembak mati saya kalau sampai seperti itu. Cobek itu, cuma saya gosokan saja ke alat vital istri saya," ujarnya sambil menahan sakit di kedua kakinya karena mendapat hadiah timah panas polisi, Minggu (6/6/2021).

Lanjutnya, ia memukul istrinya tidak begitu parah. Ia juga membantah bila, akan membunuh istrinya.

Namun, kenyataannya sang istri mengungkapkan lain saat melapor ke polisi.

"Benar pak, saya tidak masukan cobek ke alat vital istri saya," pungkasnya. 

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved