Breaking News:

Berita Lubuklinggau

Minim Perhatian, Atlet Triathlon Level Nasional Pilih Pulang ke Lubuklinggau: Buka Klub Renang

Atlet muda peraih juara Bandung Duatlon ini memilih membuka klub berlatih di kampung halamannya karena minimnya perhatian pemerintah.

Editor: RM. Resha A.U
TRIBUNSUMSEL.COM/IST
Ikhfa Alqowiyu atlet triathlon nasional asal Kota Lubuklinggau Sumsel. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU -- Ikhfa Alqowiyu, atlet triathlon nasional saat ini memilih menjadi pelatih di kampung halamannya Kota Lubuklinggau Sumatera Selatan (Sumsel).

Atlet muda peraih juara Bandung Duatlon ini memilih membuka klub berlatih di kampung halamannya karena minimnya perhatian pemerintah.

"Sekarang perhatian pemerintah kurang sekali, makanya pulang ke Lubuklinggau buka klub renang," kata warga RT 07 Kelurahan Batu Urip, Kecamatan Lubuklinggau Utara II ini pada wartawan, Minggu (7/6/2021).

Baca juga: Niat Menolong Malah Dirampok, Ibu Rumah Tangga di Lubuklinggau Melawan: 2 Pelaku Langsung Tancap Gas

Baca juga: Menag Umumkan Pembatalan Keberangkatan Haji, Jemaah Musi Rawas - Lubuklinggau Sudah Siap

Anak kedua dari lima bersaudara pasangan Alsadad dan Yuliana ini mengatakan, setiap kejuaraan yang di ikutinya tidak pernah mendapat support pemerintah, semuanya mereka menggunakan biaya sendiri.

"Terakhir di Bandung itu pun dibiayai oleh teman dan oleh klub sepeda, karena tidak ada suport dana bawa nama klub, ngapain bawa nama kabupaten atau kota enggak dibiayai juga," ujarnya.

Ia mengungkapkan, pertama kali menjadi atlet ketika mengikuti lomba 02SN tingkat SMP, saat itu ia ikut atletik.

Namun, belum mendapat juara, di tahun berikutnya ia ikut lagi dan berhasil menyabet juara satu.

"Saat itu mewakili Lubuklinggau ke tingkat provinsi, lombanya di Palembang, saat itu langsung berhasil menyabet juara II dan III dalam kategori berbeda," ungkapnya.

Baca juga: Mengenal Lokomotif Uap di Lubuklinggau, Saksi Bisu Perjuangan Indonesia Melawan Penjajah Belanda

Baca juga: 2 Pria di Lubuklinggau Ditangkap Polisi Diduga Edarkan Sabu, Ada yang Jadikan Rumah Tempat Transaksi

Setelah kejuaraan dan menjadi juara ia mulai dilirik untuk pindah ke Sekolah Olaraga Negeri Sriwijaya (SONS) di Palembang hingga lanjut ke jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA).

"Sejak saat itu prestasinya mulai meningkat, mulai ikut Popda dapat perunggu, lalu Porprov 2017 di Palembang dapat lima perak, pernah juga 2019 dapat satu perak dan tiga perunggu," ujarnya.

Ia mengatakan, memantapkan diri menjadi atlet Triathlon pada tahun 2018 setelah lolos Seleknas Asian Games dan langsung ikut Pelatnas di Surabaya tepatnya di Situbondo Jawa Timur.

Baca juga: Ada Anak Lupa Naman Teman, Uji Coba Sekolah Tatap Muka di Lubuklinggau Dimulai Secara Bergantian

Baca juga: Ngebut di Jalan Sepi & Licin, Sopir Pick Up Temui Ajal, Kronologi Kecelakaan di Lubuklinggau

"Pulang dari Situbondo langsung ikut lomba Ancol Aquatlon tapi belum juara, lalu 2019 ikut Sibolga Triathlon dapat juara, kemudian di Internasional Sungai Liat Triathlon juara, terbaru kejuaraan nasional Bandung Duatlon Maret 2021 alhamdulillah juara," ujarnya.

Terdekat, ia berencana ikut kejuaraan Porprov bulan November mendatang di OKU Raya, rencananya ia akan mewakili Kota Lubuklinggau.

Itulah saat ini sembari mempersiapkan diri ia membuka klub di kota kelahirannya.

"Karena di Lubuklinggau belum ada, supaya kedepan ada penerus baru, setiap ada kejuaraan bisa ikut, sekalian juga buka klub ini sembari latihan dan sangat berharap supaya mendapat perhatian pemerintah," ungkapnya. (Joy/TS)

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved