Breaking News:

Kebut Infastruktur hingga ke Tingkat RT/RW, Partai Ummat Sumsel Targetkan Ini di Pemilu 2024

Di Sumsel sendiri, DPW partai Ummat Sumsel sendiri memastikan kepengurusan ditingkat 17 Kabupaten/ kota yang ada sudah clear.

Tribunsumsel/Arief
Dari kanan ke kiri, ketua DPW Partai Ummat Sumsel Dr Niko Pransisko didampingi Sekretaris DPW Fitra Jaya Purnama, Ketua Majelis Pengawas Partai Wilayah M Wiratama Yudha 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sebagai partai politik baru, Partai Ummat besutan Amien Rais sangat serius menatap Pemilu 2024 mendatang.

Di Sumsel sendiri, DPW partai Ummat Sumsel sendiri memastikan kepengurusan ditingkat 17 Kabupaten/ kota yang ada sudah clear.

"Semua SK 17 Kab/ kota sudah selesai semua, tinggal tingkat Kecamatan yang sebagian ada belum. Tetapi kita pastikan untuk Kabupaten/ kota sudah 100 persen, dan Kecamatan hampir 90 persenan," kata ketua DPW Partai Ummat Sumsel Dr Niko Pransisko didampingi Sekretaris DPW Fitra Jaya Purnama, Ketua Majelis Pengawas Partai Wilayah M Wiratama Yudha, Minggu (6/6/2021).

Menurut mantan Ketua DPD PAN Kabupaten Lahat ini, fokus pihaknya sekarang ini, melengkapi berkas- berkas di tingkat Kecamatan dan domisili kantor, untuk dikumpul dipusat agar menjadi badan hukum di Kemenkumham RI.

"Hari ini (Surat Keterangan Terdaftar dari Kanwil Menkumham Sumsel) kita serahkan ke DPP, dan Senin ke Menkumham untuj diverifikasi berkas administrasi yang kita serahkan se Indonesia," jelasnya.

Dengan sudah keluarnya, Surat Keterangan Terdaftar di Kanwil Menkumham yang ada, pihaknya sangat optimis akan jadi peserta pemilu 2024 nanti.

"Memang kita sempat agak ragu kepengurusan didaerah bisa terbentuk khususnya di daerah timur Indonesia karena bukan muslim, tapi nyatanya duluan dari kita mereka menyelesaikannya," beber mantan anggota DPRD Kabupaten Lahat ini.

Ditambahkan Niko, dengan sudah adanya gambaran kesepakatan Pemilu 2024 nanti akan dimulai kapan, ia tidak mempermasalahkannya dan yang pasti kepengurusannya akan bergerak dan berjuang. 

"Kalau untuk Pileg 2024, Insya Allah partai Ummat Sumsel yakin meraih positif, dimana target kita nanti setiap Dapil kita dapat, baik pusat, provinsi, maupun kabupaten/ kota. Upaya untuk mewujudkan itu, kita ada strategi khusus namun tidak dipublis, tapi yang pasti infastruktur partai kita lengkapi hingga tingkat desa/ Kelurahan hingga RT/RW," tandasnya.

Sementara untuk Pilpres dan Pilkasa dirinya tidak setuju diberlakukannya minimal 20 persen kursi di parlemen nanti untuk bisa mengusung pasangan calon presiden dan wakil kedepan. Pasalnya, pemilu 2024 pertama kali dilaksanakan serentak pada tahun yang sama, sehingga harusnya setiap parpol peserta pemilu 2024 mempunya hak yang sama untuk mengusung capres dan cawapresnya.

"Kita setuju nol persen untuk pilpres, agar persaingan sehat, tapi ini terkesan sudah dikondisikan paslon dua pasang, sehingga nanti hanya partai tertentu.

Termasuk untuk Pilkada minimal 20 persen kursi DPRD terlalu tinggi, harusnya cukup 10 persen agar masyarakat banyak pilihan dan tentu pilih yang bagus," pungkasnya.(Arief/TS)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved