Breaking News:

Berita Lubuklinggau

JALAN Jongkok dari Pintu Masuk Mapolres Sampai ke Lapangan Apel, AKBP Nuryono : Mereka Pindah-pindah

Aksi kejar-kejaran warnai pembubaran aksi balapan liar di Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan (Sumsel), Sabtu (6/6/2021) malam.

Tribunsumsel/Eko
Pelaku balap liar yang disuruh janlan jongkok dan diamankan di Polres Lubuklinggau, Sabtu (6/6/2021) malam 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Aksi kejar-kejaran warnai pembubaran aksi balapan liar di Kota Lubuklinggau Sumatra Selatan (Sumsel), Sabtu (6/6/2021) malam.

Saat melihat kedatangan iring-iringan kendaraan patroli motor yang dilakukan Tim Satlantas Polres Lubuklinggau para pelaku balap liar lari kocar-kacir melarikan diri.

Namun, dari belasan pelaku balap liar yang mencoba kabur ini dapat diamankan beberapa pelaku dan digelandang ke Polres Lubuklinggau.

Sebagai bentuk efek jera, setelah tiba di pintu masuk Mapolres Lubuklinggau para pelaku balap liar langsung disuruh jalan jongkok hingga sampai depan lapangan apel.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Nuryono menyampaikan penindakan balapan liar ini terus akan dilakukan dari jajaran Polres hingga sampai jajaran Polsek agar tidak terjadi balapan liar lagi.

"Beberapa informasi, kami sudah mengantongi lokasi balapan liar di Lubuklinggau, diantaranya wilayah Watervang dan arah Bandara Silampari," katanya pada wartawan, Minggu (7/6/2021).

Ia mengungkapkan ke depan sistem penindakan di lapangan akan dilakukan dengan cara stasioner dan hunting yang ada indikasi laporan baik dari masyarakat maupun petugas di lapangan terjadi melakukan balapan liar.

"Untuk yang paling ramai di satu titik yakni di Watervang, lalu Bandara Silampari, dua ini prioritas kita, namun demikian tidak menutup kemungkinan ditempat lain," ujarnya.

Menurutnya, kendala selama ini penindakan balapan liar di Kota Lubuklinggau karena para pelaku ini kerap main kucing-kucingan dan selalu berpindah-pindah mencari tempat yang aman.

"Ketika melihat polisi mereka langsung pindah, itulah kita intruksikan jajaran Polsek baik dari Polsek Selatan, Polsek Utara, Polsek Timur terus melakukan kegiatan pemantauan apabila mereka (pelaku balapan liar) pindah-pindah," ungkapnya.

Ia pun menegaskan sebagai tindakan tegas di lapangan pihaknya telah memberikan contoh beberapa waktu lalu dengan menahan dan menilang beberapa kendaraan, kendaraan boleh diambil kembali setelah mengembalikan kebentuk standarnya.

"Kebanyakannya kendaraan balapan liar ini kendaraan modifikasi tidak sesuai standar, knalpot racing, yang kita tangkap kita sita setelah selesai proses sidang yang bersangkutan kita minta untuk mengganti menjadi standar kembali," ujarnya. (Joy/TS)

Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved