Breaking News:

Kacab Tour and Travel Ditangkap

Pengakuan Oknum Kacab Tour and Travel Gelapkan Uang Jemaah, Saling Banyaknya Lupa Total Kerugian

"Untuk berapa kerugian dan berapa jumlah yang belum saya berangkatkan, saya tidak datanya pak, karena sudah banyak," katanya.

sripoku.com/andyka wijaya
Seorang kepala cabang salah satu tour and travel di Palembang ditangkap Polrestabes Palembang diduga sudah menggelapkan uang jemaah. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Sk (43), seorang kepala cabang di salah satu tour and travel di Palembang, buka suara atas tuduhan yang diarahkan kepada dirinya.

Seperti yang diketahui, Sk ditangkap anggota pidsus Polrestabes Palembang Jumat (3/6/2021) lantaran menggelapkan uang puluhan jemaah haji dan umrah.

Di sela-sela menjalani pemeriksaan di Mapolrestabes Palembang Sabtu (4/6/2021), Sk mengakui perbuatannya.

Link Streaming Drama Korea Marriage Lyrics and Divorce Music 2, Tayang 12 Juni, Cerita Semakin Seru!

Menurutnya, tindak tanduknya itu terjadi lantaran adanya pengaruh dari pandemi Covid-19 atau Virus Corona yang membuat Mekkah menutup pintu kedatangan, termasuk untuk ibadah umrah dan haji.

Dilanjutkannya, sejak itu terjadilah sejumlah kesalahan, salah satunya jemaah gagal berangkat.

"Namun saat itu saya masih bertanggung jawab dan saya membuka perusahaan baru," kata Sk.

Lewat perusahaan barunya itu, Sk mengaku sudah memberangkatkan empat jemaah yang sebelumnya terdaftar di tour and travel dimana dirinya berstatuskan kepala cabang.

Ketika ditanya masalah uang yang digelapkannya berapa besar, Sk tak bisa menjawab.

Sinopsis Drama Marriage Lyrics and Divorce Music 2, Lika Liku Rumah Tangga yang Penuh Penghianatan

"Untuk berapa kerugian dan berapa jumlah yang belum saya berangkatkan, saya tidak datanya pak, karena sudah banyak," katanya.

"Saya juga sudah bertanggung jawab, dan namun saya langsung ditangkap.

Sebenarnya dana dari PT sebelumnya tempat saya bekerja saya alihkan dengan menyelipkan jemaah yang belum berangkat sekitar 2-4 orang," kata Sk.

"Benar, tersangka ini ditangkap, lantaran melakukan aksi penggelapan dalam jabatan. Akibat ulahnya banyak jemaah di Palembang tertipu dan tidak berangkat umrah," kata Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi, didampingi Wakasat Reskrim, Kompol Wahyu Maduransyah putra, Sabtu (5/6/2021).

Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved