Breaking News:

Keunikan Menikah di Kecamatan Pasemah Air Keruh Empat Lawang: Pasangan Wajib Tebar Bibit Ikan

Kebijakan ini sebelumnya sudah melewati proses uji coba selama dua bulan sebelum akhirnya diresmikan di pendopoan Kecamatan Pasemah Air Keruh.

Editor: Refly Permana
tribunsumsel.com/sahri
Pasangan pengantin baru asal Desa Muara Rungge, Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang lepas bibit ikan di sungai. 

SRIPOKU.COM, EMPATLAWANG - Pasangan pengantin di Kecamatan Pasemah Air Keruh, Kabupaten Empat Lawang wajib melepaskan bibit ikan.

Syarat ini diberlakukan untuk pasangan yang baru saja melangksungkan pernikahan.

Kebijakan ini sebelumnya sudah melewati proses uji coba selama dua bulan sebelum akhirnya diresmikan di pendopoan Kecamatan Pasemah Air Keruh.

Hadir dalam peresmian itu, Kepala KUA Pasemah Air Keruh, perwakilan Polsek Pasemah Air Keruh, kepala desa, BPD, tokoh agama, dan masyarakat.

Sriwijaya FC Masih Rahasiakan Dua Pemain Naturalisasi, Nil Maizar Ungkap Masalahnya: Kita Butuh

Noperman Subhi selaku Camat Pasemah Air Keruh sekaligus penggagas kegiatan ini bercerita awal mula membuat program ini berawal dari rasa prihatin ikan di 13 sungai yang mengaliri Kecamatan Pasemah Air Keruh mulai langka.

"Apabila dikelola dengan baik, maka program ini dapat mewujudkan Kecamatan Pasemah Air Keruh sebagai lumbung ikan di Kabupaten Empat Lawang," kata Noverman, Kamis (03/04/2021).

Di sisi lain, Noperman juga mengakui jika penerapan Perdes yang mengatur pelarangan penangkapan ikan dengan meotode setrum dan putas (Racun) di Kecamatan Pasemah Air Keruh tidak maksimal.

Sebab, dari itu inilah salah satu dasar adanya program pelepasan bibit ikan oleh setiap pasangan pengantin baru.

"Jangan sampai perdes yang telah dibuat hanya sebatas aturan di atas kertas saja, semoga kedepannya pelaksanaan Perdes mengenai larangaan setrum atupun putas dapat diterapkan secara maksimal tanpa pengecualian," kata Noperman.

Mata Kiri Buram, Mata Kanan Bisa Melihat, Nasib Guru TK di Belitang Usai Disiram Air Keras

Sementara itu, Kepala KUA Pasemah Air Keruh, SMA Barzani, menyamapikan siap mendukung program ini, salah satunya dengan cara mengajak secara langsung pasangan pengantin baru untuk menebar bibit ikan.

"Walaupun antara proses pernikahan dan pelepasan bibit ikan dilakukan terpisah, tetapi tetap bisa dilakukan secara beriringan," katanya.

Selain itu untuk tiap pasangan pengantin baru yang telah melaksanakan pelepasan bibit ikan juga diberikan piagam penghargaan sebagai tanda telah melaksanakan program.

Penulis: Sahri

Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved