Breaking News:

Mengapa Unjuk Rasa Anti Israel Meluas Posisi Netanyahu dari Dalam Negeri Juga Digoyang 

"Ribuan orang dari seluruh AS berkumpul di Lincoln Memorial di Washington DC pada hari Sabtu (pekan lalu) untuk Pawai Nasional mendukung Palestina."

Editor: Salman Rasyidin
Mengapa Unjuk Rasa Anti Israel Meluas Posisi Netanyahu dari Dalam Negeri Juga Digoyang 
ist
Dasman Djamaluddin SH.M.Hum 

Oleh : Dasman Djamaluddin SH.M.Hum 

Mantan Wartawan Sriwijaya Post , Jurnalis,Sejarawan.

"Ribuan orang dari seluruh AS berkumpul di Lincoln Memorial di Washington DC pada hari Sabtu (pekan lalu) untuk Pawai Nasional mendukung Palestina."

Inilah perkembangan terakhir di da­lam negeri Amerika Serikat (AS) pekan lalu.

Para pembicara menuntut agar pemerintah AS memberikan sanksi kepada Israel atas agresi dan diskriminasi terhadap Palestina, dan karena me­lakukan "kejahatan perang" selama perang terakhirnya di Gaza.

Setidaknya 254 warga Palestina tewas, termasuk 66 anak-anak dan 39 wanita, dan 1.910 luka-luka, menurut Kementerian Kesehatan di Gaza.

Dua belas orang di Israel tewas.Muslim Amerika un­tuk Palestina (AMP).

Salah satu penyelenggara utama pawai, mengatakan telah mengem­bang­kan kampanye akar rumput berjudul "Sanksi Israel" yang bertujuan untuk menekan pemerintah AS agar meminta pertanggungjawaban Tel. Aviv atas pelanggaran hak asasi manusia dan pen­du­dukannya.

"Jutaan orang Amerika di seluruh negeri bergabung untuk mengatakan bahwa harus ada akhir dari status quo yang buruk, tidak bermoral dan ilegal ini," kata Osama Abuirshaid, direktur eksekutif AMP, kepada "Arab News."

Protes adalah salah satu cara untuk menegaskan "hak yang tidak dapat dicabut untuk hidup, mar­tabat, kebebasan dan keadilan" dari Palestina, tambahnya, mengkritik pemerintahan Biden ka­rena terus melanjutkan dengan memberikan lisensi $ 735 juta dalam penjualan senjata ke Israel meskipun ada protes publik dan tentangan dari beberapa pihak.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved