Breaking News:

Tambahan Kerja Hingga 3 Jam Sehari Berisiko Kena Stroke dan Serangan Jantung Lebih Besar 33 Persen

Sebab, yang namanya lembur, apalagi mereka kerja di perusahaan yang besar dan bonafide, kerja lembur justru menambah pemasukan kita selama satu bulan

Editor: aminuddin
Ist/handout
Ilustrasi - Nyeri dada, jangan sepelekan bisa gejala serangan jantung dan penyakit mematikan lainnya 

SRIPOKU.COM, JAKARTA - Demi uang dan penghidupan yang layak seringkali kita rela bekerja lembur.

Sebab, yang namanya lembur, apalagi di perusahaan yang besar dan bonafide, kerja lembur justru menambah pemasukan kita selama satu bulan.

Sayangnya, kita seringkali tidak tahu dibalik kerja lembur yang kita lakukan, ada sesuatu yang mengintai.
Apa itu?

Meningkatkan risiko stroke atau serangan jantung secara signifikan. 

Demikian seperti yang disampaikan oleh para peneliti.

Angkanya pun tak sedikit. 

Diungkapkan, lembur selama satu jam dari waktu kerja yang ditentukan menambah risiko stroke hingga 10 persen. 

Sementara mereka yang mendapat tambahan jam kerja hingga tiga jam sehari, memiliki risiko terkena stroke dan serangan jantung lebih besar 33 persen ketimbang yang bekerja sesuai jam kerja.

Penelitian yang diterbitkan oleh jurnal medis The Lancet ini diambil berdasarkan catatan kesehatan 500.000 masyarakat Eropa, Amerika Serikat, dan Australia.

Para ilmuwan dari University College London memperingatkan, orang-orang yang bekerja lebih lama cenderung lebih kurang berolahraga.

Halaman
123
Sumber: Nova
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved