Pemilu 2024

Pemilu 2024 Diusulkan 21 Februari dan Pilkada 20 November 2024, Ini Respon PDIP dan Demokrat Sumsel 

KPU RI mengusulkan kepada DPR RI agar Pemilu 2024 dan Pilkada 2024 dilakukan lebih awal.

Editor: Sudarwan
.
Logo PDIP dan Partai Demokrat 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - KPU RI mengusulkan kepada DPR RI agar Pemilu 2024 dilakukan lebih awal.

Untuk  penyelenggaraan Pemilu dilaksanakan pada 21 Februari 2024 dan Pilkada pada 20 November 2024.

Usulan ini direspon positif oleh jajaran partai politik (Parpol) di Sumsel.

Ketua DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas mengatakan, dalam hal usulan KPU mengenai Pilleg dan Pilpres di Februari sedangkan Pilkada di November sudah tepat.

"Menurut hemat saya untuk Pileg dan Pilpres di bulan Februari sangat tepat dikarenakan hasil Pilleg menjadi dasar untuk Pilkada 2024 mendatang," kata Giri, Selasa (1/6/2021).

Giri yang juga wakil ketua DPRD Sumsel ini menambahkan, dengan adanya rentan waktu tersebut, maka proses tahapan yang ada bisa dilakukan dengan tepat oleh penyelenggara, mengingat setelah pemilu maka akan ada ruang di MK dimana biasanya membutuhkan waktu hingga 6 bulan hingga tuntas.

"Jadi dari Februari maka hasil pileg definitif akan ada di akhir Juli atau Agustus," tandasnya.

Selain itu, jika bulan Agustus mulai pendaftaran dan penetapan Paslon di Septembar, menurut keponakan almarhum Taufik Kiemas ini Pilkada bisa dilakukan di Oktober akhir dengan waktu kampanye hampir 2 bulan.

"Tapi waktu kita menginginkan seluruh tahapan selesai di 2024 maka perlu dimajukan kembali jadwal pelaksanaan Pilkada. Dimana akhir Juli, sudah harus selesai pelaksanaan Pilkada sehingga Desember 2024 sudah selesai semua tahapan hingga ke MK," tuturnya.

Meskipun begitu, Giri mengungkapkan catatan di sini, artinya persidangan MK untuk Pilleg dan Pilpres harus bisa diselesaikan bulan Juni sehingga Juli sudah pendaftaran Pilkada, Agustus sudah penetapan paslon, September sudah pemilihan. 

"Sehingga Desember  2024, sudah selesai semua keriuhan pemilu," tandasnya.

Sementara Ketua DPD partai Demokrat Sumsel Ishak Mekki menilai, pihaknya tidak mempermasalahkan tahapan Pemilu nasional dan Pilkada 2024 mendatang kapan dilaksanakan.

Namun, pihaknya berharap nantinya ada pertimbangan pelaksanaan dengan rentan waktu yang ada sehingga tahapan yang ada tidak berbenturan.

"Usulan itukan akan dibahas dahulu oleh komisi II DPR RI, dan nanti akan ada putusannya. Kita berharap semua tahapan berlangsung dengan lancar," ujarnya.

Halaman
123
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved