Berita Lubuklinggau

Ngebut di Jalan Sepi & Licin, Sopir Pick Up Temui Ajal, Kronologi Kecelakaan di Lubuklinggau

"Berdasarkan keterangan mobil Pickup datang dari arah Terawas menuju ke arah Simpang RCA, sedangkan dum truk datang dari arah Simpang RCA

Editor: Yandi Triansyah
SRIPOKU.COM / Eko Hepronis
Sopir pick up tewas usai mobil yang dikendarainya beradu kambing dengan dump truk, Senin (31/5/20210 sore. 

SRIPOKU.COM, LUBUKLINGGAU - Pengemudi pick up Fauzandilah (33) temui ajal, setelah mobil yang ia kendarai menghantam truk di di Jalinsum Ahmad Yani, Kelurahan Jogoboyo, Kecamatan Lubuklinggau Utara II Kota Lubuklinggau Sumsel, Senin (31/5/2021).

Sedangkan sopir truk Riyan Gautama (29) kabur, setelah membersihkan darah di wajahnya.

Kemudian terdapat seorang korban lagi mengalami luka-luka yakni Kemas Enong (47) tengah mendapat perawatan di rumah sakit.

"Berdasarkan keterangan mobil Pickup datang dari arah Terawas menuju ke arah Simpang RCA, sedangkan dum truk datang dari arah Simpang RCA,"kata Kapolres Lubuklinggau AKBP Nuryono melalui Kasat Lantas AKP Budi Harto kepada Sripoku.com, Selasa (1/6/2021).

Ia mengungkapkan, l mobil pick up melaju dengan kecepatan tinggi karena kondisi jalan sepi, dan jalanan lincin karena situasi sedang hujan, kurang berhati-hati menabrak dump truk dari arah berlawanan.

"Akibat tabrakan itu pengemudi mobil pickup carry bernama Fauzandilah meninggal dunia, sementara Kemas Enong harus menjalani perawatan di Rumah Sakit Sobirin di Lubuklinggau karena mengalami luka-luka," ungkapnya.

Ia pun menghimbau kepada para pengendara, kalau situasi sedang dilanda hujan yang mengakibatkan jalanan licin, sebaiknya pengendara berhati-hati dalam mengemudikan kendaraannya.

"Jangan ngebut, jangan karena jalan lurus dan sepi berkendara dengan kecepatan tinggi, apalagi situasi hujan mengakibatkan jalanan licin," ujarnya.

Lompat dari Lantai 2, Sembunyi ke Semak-semak, Pembunuh Jukir Wanita di Palembang Kena Dor

Sopir Dump Truk Kabur

Ari warga sekitar lokasi kejadian mengatakan, tidak tahu persis kejadian sebenarnya, karena suasana sedang hujan deras warga setempat banyak di dalam rumah.

Secara tiba-tiba mereka dikejutkan dengan suara dentuman keras arah jalan tak jauh dari rumahnya, ia mengira pohon besar depan rumah Bupati Musim Rawas tumbang menghantam rumah.

"Saya kira pohon tumbang ternyata mobil tabrakkan posisi mobil carry pick up kami lihat sudah hancur," ungkapnya.

Warga sekitar langsung berhamburan keluar melihat mengevakuasi sopir carry pick up, sementara sopir mobil dum truk tidak apa-apa, bahkan, sempat mencuci darah dimukanya lalu kabur melarikan diri.

"Sopir truk sehat sempat cuci muka (penuh darah)lalu kabur, sementara sopir mobil pick up dalam keadaan terjepit langsung dievakuasi ke rumah sakit, kami lihat kakinya patah penuh luka," ujarnya.

Kasatlantas Polres Lubuklinggau AKP Budi Harto melalui Kanitlaka Iptu Farizal mengatakan pihaknya sudah melakukan olah TKP dan mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan.

"Mobil dum truk dan mobil carry pick up sudah dibawa ke Polres Lubuklinggau untuk dilakukan pengamanan sementara," ujarnya.

Ia mengatakan untuk sementara kedua belah pihak baik pengemudi dum truk dan carry belum bisa dimintai keterangan, karena pengendara carry pick up masih dalam perawatan sedangkan pengemudi mobil dum truk masih dalam pencarian.

"Informasi dari masyarakat mobil carry pick up datang dari arah Muratara sedangkan mobil dum truk dari arah simpang RCA Lubuklinggau hendak menuju Muratara," bebernya. (Joy).

Satu Lawan Satu, Pemuda di Palembang Temui Maut di Ujung Pedang, Musuhnya Masuk Rumah Sakit

Uang Ditolak Obeng Bertindak, Jukir di Palembang Meregang Nyawa, 4 Tahun Berlalu Pelaku Ditangkap

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved