Breaking News:

Dongkrak Pejualan di Masa Pandemi, Pebisnis Kuliner Tawarkan Menu Terbaru dan Gelar Promo

Agar bisnis terus berjalan di masa pandemi, pebisnis kuliner berinovasi dengan menghadirkan produk baru dan menawarkan sejumlah promo

Editor: Azwir Ahmad
ho/sripoku.com
Owner 88° C bakery and resto, Jessica memperlihatkan menu yang dipromosikan bulan Juni yang bisa dinikmati hemat oleh pelanggan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pandemi Covid-19 yang berdampak kepada ekonomi dan bisnis di tanah air,  menantang  pengusaha kuliner untuk terus berinovasi agar bisnis terus berjalan.

Diantaranya dengan menghadirkan menu baru hingga menggelar aneka promo untuk menarik minat pembeli.

Promo yang dihadirkan mulai dari paket hemat dimsum Rp 19.500 nett per porsi untuk varian dimsum bakpao ayam, bakpao kacang, lumpia udang, lumpia ayam, money bag dan siomay ayam. Sementara itu jika tidak promo dimsum ini dibandrol Rp 23 ribu per pax belum termasuk pajak.

"Kita hadirkan promo khusus paket hemat dimsum khusus dine in sehingga bisa makan bersama keluarga, teman lebih hemat atau relasi bisnis lebih hemat," ujar 88° C bakery and resto ,Jessica , Selasa (1/6/2/2021).

Promo hemat lainnya yang ditawarkan yakni nasi kita seharga Rp 20 ribu per box. Ada dua pilihan laik hang bisa dipilih konsumen yakni lauk ayam atau ikan dori.

Masing-masing lauk memiliki tiga varian rasa yang bebas dipilih yakni ayam lada hitam, ayam soas asam manis dan ayam lada hitam. Untuk pilihan lauk ikan juga sama terdiri dari tiga pilihan rasa yakni ikan dori dabu-dabu, ikan dori saos asam manis dan ikan dori saos lada hitam.

"Kalau pesan lebih dari 50 box kita berikan diskon Rp 2 ribu setiap box sehingga harganya menjadi Rp 18 ribu per box," tambah Jessica.

Untuk pilihan minum juga tersedia promo beli satu gratis satu untuk cold brew ukuran 330 ml. Hingga promo beli empat roti manis gratis satu roti.

"Semua promo tersebut berlaku selama satu bulan yakni selama Juni hingga 30 Juni mendatang," tambah Jessica.

Jessica mengatakan promo yang disediakan untuk menarik minat pembeli karena saat ini jam operasional lebih singkat karena Palembang berada di zona merah sehingga harus mematuhi anjuran pemerintah.

Biasanya bakery dan resto buka setiap hari pukul 07.00-24.00 wib namun karena himbauan membatasi kegiatan membuat jam operasional lebih pendek yakni pukul 08.00-22.00 wib setiap hari. Padahal menurutnya jam ramai pengunjung ini saat malam hari tapi kini jam malam harus lebih singkat.

Meski begitu dia mengatakan tetap mematuhi anjuran pemerintah dan tetap mematuhi jam operasional hingga menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

"Pagi hingga siang biasanya pekerja kantoran yang makan atau ngopi juga meeting, nah malam hari barulah anak muda yang nongkrong makan dan minum sembari berselancar internet karena tersedia WiFi gratis," tutup Jessica.(tnf)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved