Breaking News:

Mencoba Menimbang dan Meluruskan Pemahaman Grade Akreditasi Ban PT Terbaru

Nasib baik sekarang ini pemerintah mulai sedikit longgar menerapkan syarat akreditasi kepada lulusan, jika tidak inilah proses memiskinkan rakyat

Editor: aminuddin
gemarnews.com
Dr. Muhammad Yasar, S.TP., M.Sc, Ketua Lembaga Kajian Pembangunan, Pertanian, dan Lingkungan/LKPPL 

SRIPOKU.COM, ACEH - Tulisan ini mencoba membeberkan dan menyingkap grade akreditasi ban PT terbaru.

Lewat tulisan ini tentunya diharapkan masing- masing kita bisa memahami secara jelas apa di balik grade akreditasi ban PT terbaru itu. 

Yang pasti, harus dipahami terlebih dahulu bahwasanya perubahan sistem penilaian akreditasi dari instrumen akreditasi program studi/instrumen akreditasi perguruan tinggi (IAPS/IAPT) 7 standar ke instrumen akreditasi program studi (IAPS) 4.0 dan instrumen akreditasi perguruan tinggi (IAPT) 3.0 terkadang menghadirkan beda penafsiran di kalangan masyarakat kita.

IAPS 4.0 yang mulai diberlakukan sejak 1 April 2019 dan IAPT 3.0 yang telah berlaku sejak 1 Oktober 2015 dianggap tidak ada bedanya atau sama saja dengan sistem lama. Bedanya hanya pada cara penulisan grade-nya saja.

Ketika dilihat sekilas memang seolah perubahan sistem penilaian lama dengan yang baru hanya terletak pada cara penyebutan peringkat saja. Dulu dan sekarang sama-sama menganut 4 strata pemeringkatan.

Sehingga secara awam ini difahami sebagai C=Baik, B=Baik Sekali, dan A=Unggul. Padahal, substansi perubahan sistem penilaian tidaklah sesimple itu. Bukan sekadar ganti judul atau ganti nama, C? Baik, B? Baik Sekali, dan A? Unggul.

Kalau sekadar perubahan cara sebut maka tentu dengan sangat mudah kita dapat langsung mengkonversinya. Bagi PT atau PS yang sudah terakreditasi A tinggal diubah menjadi terakreditasi Unggul, yang B diubah ke Baik Sekali, dan C tinggal ganti menjadi Baik.

Tetapi tidaklah demikian, dan tidak pula semudah atau sesederhana itu. Proses konversi hanya dapat dilakukan berdasarkan dua cara, pertama menggunakan instrumen suplemen konversi (ISK) sebagaimana tertuang di dalam Peraturan BAN PT Nomor 2/2020.

ISK ini diusulkan Dewan Eksekutif (DE) dan ditetapkan Majelis Akreditasi (MA) yang khusus digunakan untuk konversi peringkat dari sistem peringkat A, B, dan C ke sistem peringkat Unggul, Baik Sekali, dan Baik. Atau kedua mengajukan reakreditasi dengan menggunakan APS 4.0 atau APT 3.0.

Menurut Peraturan BAN PT Nomor 1/2020 tentang mekanisme akreditasi yang dilakukan, jika PS atau PT dengan peringkat terakreditasi A, B, atau C yang masih berlaku tidak mengajukan usulan konversi dan tidak mengajukan usulan akreditasi dengan IAPS 4.0 atau IAPT 3.0. Peringkat akreditasi masih dapat diperpanjang untuk jangka waktu 5 tahun sesuai peringkat akreditasi terakhir yang dimiliki terhitung sejak berakhirnya jangka waktu keputusan peringkat akreditasi terakhir tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved