Breaking News:

Berita OKU

BOCAH Perempuan 12 Tahun Jadi Korban Asusila Tetangga, Diminta Pelaku Jongkok, Ibu Korban Berteriak

Pengangguran ini diteriakan oleh ibu korban yang marah melihat anaknya jadi korban perilaku seks menyimpang pelaku.

SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Ilustrasi pencabulan terhadap bocah 

Laporan wartawan Sripoku.com, Leni Juwita

SRIPOKU.COM, BATURAJA - AM (46) tak berkutik saat kepergok  sedang melakukan perbuatan asusila terhadap anak di bawah umur.

Pengangguran ini diteriakan oleh ibu korban yang marah melihat anaknya jadi korban perilaku seks menyimpang pelaku.

Peristiwa ini terjadi  Sabtu (29/5/2021) pukul 13.00 di rumah korban salah satu desa di wilayah Kecamatan Pengandonan, Kabupaten OKU (Ogan Komering Ulu ) Propinsi Sumatera Selatan.  

Kapolres OKU AKBP Arif Hidayat Ritonga SIK MH melalui Kasar Reskrim Polres OKU AKP Priyatno SIK SH didampingi Kasubag Humas Polres OKU AKP Mardi Nursal mengatakan korban ZA (12) bertetangga dekat dengan rumah pelaku.

Pada hari Sabtu (29/5/2021) sekitar pukul 13.00 korban tengah menonton TV dalam rumah, datang pelaku yang merupakan tetangga korban dan langsung masuk ke dalam rumah.

Setelah pelaku dalam rumah, pelaku langsung menarik tangan korban dan membawa korban ke bagian belakang rumah.

Selanjutnya pelaku membuka paksa celana korban dan memerintahkan korban berjongkok seraya mengancam korban. “ Jangan beritahu siapapun kalau kamu tidak mau sakit” ancam pelaku.

Kemudian pelaku juga membuka celananya dan memainkan alat kelaminnya sendiri. Selanjutnya  pelaku berusaha memasukkan alat kelaminnya ke dalam mulut korban.

Namun tiba-tiba ibu korban datang dan melihat aksi bejat pelaku terhadap anaknya, seketika ibu berteriak membentak pelaku.

Merasa aksinya diketahui orang, pelaku langsung melarikan diri, selanjutnya orang tua korban melaporkan kejadian itu ke Polres OKU.

Mendapat laporan adanya kejadian pencabulan anak dibawah umur, Kasat Reskrim Polres OKU AKP Priyatno SH SIK langsung memerintahkan Kanit PPA untuk melakukan penyelidikan.

Setelah melakukan penyelidkan, Minggu (30/5/2021) Kanit PPA Ipda Yuardi SH bersama anggota berhasil mengamankan pelaku dikediamannya.

Selain mengamankan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti berupa satu lembar baju lengan pendek warna hijau, satu lembar celana pendek warna hitam dan selembar celana dalam warna putih.

Menurut Kasat Reskrim, saat ini pelaku dan barang bukti sudah diamankan di Polres OKU dan atas perbuatannya pelaku dijerat dengan pasal 82 ayat (1) UU RI No. 01 tahun 2016 Tentang Perlindungan Anak.

Penulis: Leni Juwita
Editor: Welly Hadinata
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved