Breaking News:

Berita Muba

RESKRIM Polsek Babat Supat Bekuk Seorang Warga Pekanbaru, Dikejar Sampai ke Jambi, Ini Kasusnya!

Ia menjelaskan pelaku ini merupakan warga Jalan Pemudi Tampan Kelurahan Tirtasiak Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. 

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Welly Hadinata
Sripoku.com/Fajeri Ramadhoni
Pelaku MA pelaku penggelapan sepeda motor ketika diamankan di Polsek Babat Supat bersama barang bukti. 

Laporan wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Polsek Babat Supat resort Muba mengamankan MA, seorang pelaku terkait penipuan serta penggelapan kendaraan roda dua.

Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya, SH, S.ik melalui Kapolsek Babat Supat Iptu Mohaimin mengatakan, pelaku selama ini dikenal piawai dalam aksi kejahatan penipuan dan penggelapan yang dilakukanya. 

"Pelaku ini melakukannya sudah masuk yang keempat kali menggelapkan. Pertama di Pekanbaru, Lampung,  Sungai Lilin, Babat Supat dengan berbagai modus," katanya Sabtu, (29/05/21). 

Ia menjelaskan pelaku ini merupakan warga Jalan Pemudi Tampan Kelurahan Tirtasiak Kecamatan Payung Sekaki Kota Pekanbaru. 

"Pelaku melancarkan aksinya pada Rabu, (26/05/21) pukul 17.00 WIB di tampal ban depan RM Fajar Desa Sukamaju Kecamatan Babat Supat, Muba. Sebelumnya pelaku menumpang mobil truk, lalu pada saat mobil truk hendak memasuki rumah makan pelaku langsung turun di depan tampal ban," terangnya. 

Saat itulah pelaku meminjam motor sebentar, dengan alasan mobilnya rusak dan ingin mencari mekanik dulu.

Korban Ferdianto yang karena merasa yakin itu adalah sopir truk, akhirnya korban meminjamkannya ke pelaku.

Namun setelah sekian jam ditunggu tak kunjung dipulangkan.

Korban pun melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Babat Supat. 

"Gerak cepat langsung dilakukan dalam penyelidikan hingga membuahkan hasil. Unit reskrim langsung berangkat mengejar pelaku di rumah makan di wilayah Merlung provinsi Jambi," jelasnya. 

Akhirnya pelaku dan barang bukti langsung dibawa ke Mapolsek Babat Supat untuk proses penyidikan selanjutnya. 

"Kerugian korban sebesar Rp8 juta. Kita saat ini masih koordinasi dengan polsek Sungai Lilin, Polda Lampung dan Polda Pekanbaru terkait perbuatan pelaku. Akibat perbuatannya pelaku dikenakan Pasal 372 KUHP," tutup Muhaimin.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved