Breaking News:

Prime Jasa Raharja Kecelakaan Bus PO Sambodo Santunan Diberikan Sesuai Domisili

Abubakar Aljufri, Kepala Cabang Jasa Raharja Sumatera Selatan menyampaikan bela sungkawa dan prihatin atas

ISTIMEWA
Kecelakaan lalu lintas tunggal Bus PO Sambodo terjadi pada hari kamis 27 Mei 2021 sekira pukul 05.00 WIB di Jalan Palembang Jambi, tepatnya di tikungan Harmoko, Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Kecelakaan lalu lintas tunggal Bus PO Sambodo terjadi pada hari kamis 27 Mei 2021 sekira pukul 05.00 WIB di Jalan Palembang Jambi, tepatnya di tikungan Harmoko, Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan.

Kejadian mengakibatkan 4 korban meninggal dunia dan 12 orang mengalami luka-luka.

Abubakar Aljufri, Kepala Cabang Jasa Raharja Sumatera Selatan menyampaikan bela sungkawa dan prihatin atas kejadian musibah kecelakaan tersebut.

Abubakar menyampaikan, bahwa korban terjamin Jasa Raharja dan berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan No. 16 tahun 2017, bagi seluruh korban meninggal dunia, masing-masing ahli warisnya berhak menerima santunan sebesar Rp. 50.000.000.

Sementara bagi korban luka-luka, Jasa Raharja telah berkoordinasi dengan rumah sakit dimana korban dirawat, guna penerbitan surat jaminan biaya perawatan kepada rumah sakit dengan biaya perawatan maksimum Rp. 20.000.000.

Salah satu korban kecelakaan lalu lintas tunggal Bus PO Sambodo menjalani perawatan. Kecelakaan terjadi pada hari kamis 27 Mei 2021 sekira pukul 05.00 WIB di Jalan Palembang Jambi, tepatnya di tikungan Harmoko, Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan.
Salah satu korban kecelakaan lalu lintas tunggal Bus PO Sambodo menjalani perawatan. Kecelakaan terjadi pada hari kamis 27 Mei 2021 sekira pukul 05.00 WIB di Jalan Palembang Jambi, tepatnya di tikungan Harmoko, Desa Mekar Jaya Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin Sumatera Selatan. (HUMAS JASARAHARJA CABANG SUMATERA SELATAN)

Serta menyediakan manfaat tambahan bantuan biaya P3K maksimum Rp.1.000.000,- dan bantuan biaya ambulance maksimum sebesar Rp.500.000,- terhadap masing-masing korban luka.

Menindaklanjuti musibah ini, Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan setelah menerima laporan kejadian kecelakaan, langsung berkoordinasi dengan Jasa Raharja Cabang Sumatera Barat dan Cabang Jambi untuk
proses pendataan korban dan ahli waris sesuai dengan domisili.

Hasil pendataan didapat 4 keluarga korban meninggal dunia yaitu di Sumatera Barat 3 korban a/n Nailah Fathiyyah Atsilah , a/n Inaya Arisa Putri dan a/n Annisa Zhafira Herrina, sedangkan di Jambi korban meninggal dunia a/n Doya Afrilia.

Santunan korban meninggal dunia dari Jasa Raharja telah diserahkan kepada masing-masing Ahli Warisnya berdasarkan domilisi korban/ahli warisnya.

“Untuk masing-masing korban meninggal dunia setelah dapat diidentifikasi data ahli warisnya yang sah akan segera kami serahkan santunannya melalui mekanisme transfer”, ujar Abubakar.

Jasa Raharja yang tergabung dalam Group Holding Perasuransian dan Penjaminan atau Indonesia Financial Group (IFG) senantiasa berkomitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, mudah, cepat dan tepat sebagai wujud negara hadir bagi korban kecelakaan alat angkutan umum dan korban kecelakaan Lalu Lintas Jalan.

“Jasa Raharja dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selalu mengedepankan transformasi digital pelayanan tanpa mengabaikan human touch, melalui sistem yang terintegrasi dengan BPJS Kesehatan, Korlantas Polri, Ditjen Dukcapil dan Perbankan sehingga memudahkan kami agar hak masyarakat atas santunan Jasa Raharja dapat diterima dengan cepat dan tepat”, tutup Abubakar Aljufri.

Editor: Yandi Triansyah
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved