Breaking News:

KKB Papua

"JANGAN Dipaksakan Jika Tak Memungkinkan," Anggota DPR Sebut PON Papua Rentan Disusupi

nggota Komisi I DPR RI, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, meminta pemerintah agar mengevaluasi pendekatan keamanan

Editor: Wiedarto
istimewa
Satgas Nemangkawi menangkap LW, seorang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pimpinan Terinus Enumbi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua, Minggu (23/5/2021) 

SRIPOKU.COM, PAPUA--Anggota Komisi I DPR RI, Rizki Aulia Rahman Natakusumah, meminta pemerintah agar mengevaluasi pendekatan keamanan untuk menyelesaikan konflik di Papua.
Terlebih, konflik bersejata di Papua masih terjadi menjelang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX tahun 2021 di Papua berlangsung.

“Kami meminta pemerintah untuk mengevaluasi pendekatan keamanan yang selama ini digunakan dalam konflik Papua,” kata Rizki saat dihubungi, Jumat (28/5/2021).

Politisi Partai Demokrat ini berharap aparat penegak hukum tidak terprovokasi melakukan kekerasan yang berlebihan saat menghadapi kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Bumi Cenderawasih. Sebab, menurutnya, perdamaian tidak akan pernah tercapai dengan kekerasan.

Lebih lanjut, Rizki mengimbau pemerintah tidak terlalu memaksakan pelaksanaan PON XX tahun 2021 apabila situasi keamanan di Papua masih belum memungkinkan.

“Jangan sampai nanti ketika PON berlangsung, malah ada pertempuran antar aparat dan kelompok bersenjata sehingga terjadi korban jiwa,” ucapnya.

Selain itu, Rizki pun mengingatkan pemerintah terhadap pandemi Covid-19 yang masih berlangsung hingga saat ini.

Ia berharap permasalahan Covid-19 di Tanah Air tidak menjadi semakin kompleks menjelang pelaksanaan PON 2021.

“Pertimbangan pandemi yang belum berakhir juga harus dipikirkan pemerintah agar permasalahan Covid-19 di Indonesia tidak semakin kompleks,” kata dia.

Diberitakan sebelumnya, pemerintah merencanakan PON XX di Papua dipastikan digelar tahun ini setelah tertunda satu tahun.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali mengatakan PON XX akan digelar bersamaan dengan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) ke-16. Kedua perhelatan tersebut akan digelar pada 2 hingga 15 Oktober 2021 di Papua.

Informasi terbaru, Sekretaris Umum (Sekum) Panitia Besar (PB) Pekan Olahraga Nasional (PON) Elia Loupatty pun mengatakan sebagian besar arena pertandingan sudah siap untuk digunakan untuk uji coba pertandingan pada Juni 2021 mendatang.

Elia mengatakan, saat ini, hanya arena yang sifatnya sementara yang masih belum dibangun karena dikhawatirkan rusak, sehingga arena itu akan dibangun dalam waktu dekat menjelang pelaksanaan PON.

"Temporary (sementara) karena tidak bisa dibangun jauh-jauh hari karena dikhawatirkan rusak," kata Elia seperti dilansir dari Antara, Jumat (28/5/2021).

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Minta Evaluasi soal Keamanan di Papua, Anggota DPR: Jangan Sampai, saat PON Ada Pertempuran

Editor: Roifah Dzatu Azmah

Sumber: Tribun Papua
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved