Banjir di Musirawas

Luapan Sungai Lakitan Makin Naik, Pemukiman Warga Kelurahan Terawas di Musi Rawas Mulai Terendam

Luapan air Sungai Lakitan sudah merendam sebagian pemukiman warga, ketinggian air yang merendam pemukiman sudah mencapai satu meter

Penulis: Ahmad Farozi | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Ahmad Farozi
Sejumlah warga mengamankan benda berharganya akibat rumahnya digenangi air dari luapan air Sungai Lakitan di Kelurahan Terawas 

SRIPOKU.COM, MUSIRAWAS - Ketinggian debit air Sungai Lakitan yang melintasi Kelurahan Terawas Kecamatan Suku Tengah Lakitan Ulu (STL) Ulu Kabupaten Musi Rawas terus naik pada Kamis (27/5/2021) petang.

Pantauan Sripoku.com sekitar pukul 17.00, luapan air Sungai Lakitan sudah merendam sebagian pemukiman warga di Kelurahan tersebut.

Warga tampak mulai mengungsikan barang-barang berharga dari dalam rumahnya yang mulai dimasuki air.

Hingga petang, ketinggian air yang merendam pemukiman dan rumah warga sudah mencapai satu meter.

Baca juga: Sungai Lakitan di Musi Rawas Juga Meluap, Debit Air Terus Naik Lurah Terawas Imbau Warga Waspada

Baca juga: Sungai Baal Meluap Jalan Desa di Musirawas Terendam, Warga Terpaksa Pikul Motor Lewati Genangan

Terutama di rumah warga yang letaknya berada ditepian Sungai Lakitan.

"Airnya naik terus rumah saya sudah terendam air, mungkin sampai dua meter."

"Tapi barang-barang sudah kami ungsikan semua," kata Sukri, salah seorang warga Kelurahan Terawas dibincangi Sripoku.com, dilokasi.

Menurutnya, luapan Sungai Lakitan yang membuat pemukiman warga menjadi banjir dan terendam itu baru kali ini dirasakannya cukup besar.

Selama ini, ketika Sungai Meluap, tidak sampai menimbulkan banjir seperti saat ini.

"Mungkin di tahun 1970-an pernah terjadi banjir seperti ini," kata Eman, salah seorang warga lainnya.

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved