Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Palembang Kini Zona Oranye Covid-19, Epidemiolog: Ingat Masih Ada Kasus Aktif di Setiap Kecamatan

"Bagus jika memang terjadi penurunan, tetapi masyarakat jangan terlena. Karena kecamatan di Palembang ini masih banyak kasus aktif,"

sripo/jati
Epidemiolog Universitas Sriwijaya, Dr Iche Andriany Liberty mengaku tak kaget Varian corona B1617 asal India sudah masuk ke Sumsel. 

Laporan wartawan Sripoku.com,  Odi Aria

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Epidemiolog Universitas Sriwijaya, Dr Iche Andriany Liberty, meminta masyarakat Palembang tetap mewaspadai sebaran Virus Corona meski saat ini kota Palembang berstatuskan zona oranye dari zona merah Covid-19.

Ia menyebut, untuk zonasi kabupaten kota yang menentukan adalah Satgas Penanganan Covid-19 nasional.

Sementara untuk menentukan zonasi suatu kecamatan di kota Palembang diukur dari adanya penurunan kasus aktif dan adanya penurunan kasus kematian Covid-19 di Palembang selama dua pekan terakhir. 

Jangan Sampai Kirim Alfatihah Sia-sia, Ini Bedanya Arti Kata Ilaa Ruhi, Ilaa Arwahi dan Ilaa Hadroti

"Bagus jika memang terjadi penurunan, tetapi masyarakat jangan terlena. Karena kecamatan di Palembang ini masih banyak kasus aktif," katanya,  Rabu (26/5/2021).

Meski terjadi penurunan, Iche mengkhawatirkan kasus Covid-19 di Palembang bakal kembali naik, mengingat dalam pekan ini adanya hari libur nasional yang sering kali membuat mobilitas masyarakat beraktivitas semakin tinggi. 

Dengan masih adanya kasus aktif di suatu kecamatan, Iche menjelaskan sesuai dengan teori wabah maka suatu daerah masih bahaya dan belum benar-benar aman. 

"Kita harus tetap selalu waspada, saya lihat setiap kecamatan masih ada kasus aktif. Ketika ada kenaikan kasus otomatis zona oranye akan naik lagi ke zona merah," tegas Iche.

Ia menambahkan, dampak dari tinggginya mobilitas masyarakat beraktivitas saat lebaran dampaknya baru akan terlihat 2-3 minggu pasca lebaran atau hingga akhir bulan ini.

Momentum Pandemi untuk Dorong Transformasi Ekonomi Digital

Bahkan, kasus harian Covid-19 di Sumsel saat ini sudah mulai menunjukkan tren kenaikan hingga 200 kasus perhari. 

"Sekitar akhir bulan ini bisa kita lihat tren Covid- 19 pasca lebaran ada kenaikan atau tidak," ungkap Iche. 

Penulis: Odi Aria Saputra
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved