Kelompok Semarang Pembobol Rumah Mewah

Kelompok Semarang Pembobol Rumah Mewah Kosong Ternyata Sudah Ada Yang Lansia

Pelaku rampok merampok ternyata tidak ada batas umur untuk bisa beroperasional dan sasaran pun tidak ada batas.

Tayang:
Editor: Salman Rasyidin
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Pembobol rumah kosong asal Semarang, Jawa Tengah, saat dihadirkan di Polres Metro Jakarta Barat, Selasa (25/5/2021). 

SRIPOKU.COM—Pelaku rampok merampok ternyata tidak ada batas umur untuk bisa beroperasional dan sasaran pun tidak ada batas.

Dan perampokan rumah mewah kosong yang merugikan sekitar Rp. 500 juta ternyata sudah masuk kategori lansia  69 tahun.

Dilansir WARTAKOTALIVE.COM, menyebutkan bahwa kasus pencurian rumah kosong di kawasan Jelambar, Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat dengan kerugian senilai Rp 500 juta, diungkap kawanan polisi Polrestro Jakarta Barat.

Pelakunya ternyata bukan anak muda melainkan para orangtua, bahkan satu di antaranya sudah lanjut usia (lansia).

Tiga pelaku yang terlibat yakni JM alias J (69) serta dua lainnya, TL alias T (50) dan JP (50).

Tersangka JL kepada polisi pun mengakui uang hasil kejahatannya digunakan untuk biaya hidup.

Ia beralasan hal itu dilakukan terpaksa karena terbentur dengan keadaan.

"Uangnya buat bayar utang sama makan sehari-hari. Rp 105 juta (dapat paling besar) di Palem, Cengkareng," ungkapnya.

Serta Jangan lupa Like fanspage Facebook Sriwijaya Post di bawah ini:

Uang yang didapat dari setiap membobol rumah mewah kosong dibagi rata kepada para pelaku.

Setiap kali beraksi mereka selalu beranggotakan pelaku yang sama yang berasal dari Semarang.

JL menuturkan setiap kali beraksi mereka akan mengetok pintu rumah terlebih dulu memastikan tidak ada penghuni.

Setelah itu barulah mereka beraksi meski sempat diringkus aparat.

"Kita nggak nodong, kita cuma bawa linggis, gitu aja," ungkapnya.

JL sendiri merupakan pemain lama untuk urusan kasus pembobolan rumah mewah kosong.

Ia pernah mendekam dibalik jeruji besi dikarenakan perbuatan tersebut.

"Tahun 2004 pernah (ditangkap), iya (kasus serupa)," sambungnya.

Empat Lokasi

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Barat, Kompol Joko Dwi Harsono mengatakan dari keempat lokasi yang jadi sasaran pencurian ketiga pelaku, kerugian para korban seluruhnya mencapai Rp 500 juta.

"Untuk hasil kejahatan mereka gunakan untuk hidup mereka," ucap Joko, Selasa (25/5/2021).

Jangan lupa subscribe, like dan share channel Youtube Sripokutv di bawah ini:

Para pelaku sudah beraksi sebanyak empat kali di lokasi berbeda di wilayah hukum Jakarta Barat.

"Ada empat lokasi kejadian yang sudah dikonfimasi, dua berada di Kalideres, satu berada di Cengkareng dan satu berada di Jelambar, Tanjung Duren," ungkapnya, Selasa (25/5/2021).

Joko menuturkan dari keempat lokasi yang jadi sasaran pencurian ketiga pelaku, kerugian para korban seluruhnya mencapai Rp 500 juta.

"Ketiganya ditangkap ketika berada di kampung halamannya di Semarang, Jawa Tengah," ujarnya.

Para pelaku menyasar rumah mewah yang kosong ditinggal pemiliknya.

Mereka beraksi pada siang hari pukul 11.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB dan selalu membawa linggis, obeng dan besi.

"Menurut perhitungan kita, ada 8 TKP yang sudah dibobol oleh pelaku di Jakarta Barat. Tapi yang baru terkonfirmasi itu baru 4 laporan," jelasnya.

Dan jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Ironisnya satu pelaku, JM alias J sudah tergolong lansia dan dua rekannya paruh baya. Belakangan diketahui mereka merupakan pemain lama dan bahkan berstatus residivis untuk kasus serupa.

"Memang ini unik, usianya di atas 50 semua dan Mereka juga senior, ahli spesialis (bobol) rumah kosong," ungkapnya.

Joko menambahkan pihaknya masih memburu penadah barang hasil curian para pelaku.

Hal ini dikarenakan diduga hasilnya kejahatannya dijual tidak hanya kepada satu tempat saja.

"Satu orang masih dalam pengejaran atau DPO berinisial BG," ungkap dia.

Atas perbuatannya pelaku dijerat dengan Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dimana ancamannya hukuman penjara selama sembilan tahun

Artikel ini telah tayang di WartaKotalive.com dengan judul Pria Lansia Bekas Napi Bobol Rumah Kosong Lagi, Pernah Dapat Rp 105 Juta Saat Beraksi di Cengkareng, https://wartakota.tribunnews.com/2021/05/26/pria-lansia-bekas-napi-bobol-rumah-kosong-lagi-pernah-dapat-rp-105-juta-saat-beraksi-di-cengkareng?page=all

ilustrasi
Update 26 Mei 2021. (https://covid19.go.id/)
Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved