Breaking News:

Berita Muratara

Tim Cyber Turun Tangan: Viral Warganet Boikot Grup Facebook, Dinilai Bikin Gaduh Muratara

Pasalnya, dinilai memicu kegaduhan dan dikhawatirkan dapat memecah belahkan masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

Editor: RM. Resha A.U
catchnews.com
Tim Cyber Turun Tangan: Viral Warganet Boikot Grup Facebook, Dinilai Bikin Gaduh Muratara 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Viral di media sosial (medsos), warganet memboikot salah satu grup Facebook Rupit Rawas Community (RRC). 

Pasalnya, dinilai memicu kegaduhan dan dikhawatirkan dapat memecah belahkan masyarakat Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara). 

Grup ini dinilai tempat akun-akun anonim menebar kabar bohong, ujaran kebencian, provokatif dan mengadudomba satu sama lain. 

Baca juga: Banyak Babi Hutan Mati di Muratara, Pemkab Kirim Surat ke Balai Veteriner Lampung: Diduga Virus ASF

Baca juga: Sebab Bangkai Babi Hutan Bergelimpangan di Muratara Misterius, PORBI Muratara: Ini yang Pertama Kali

Pantauan Tribunsumsel.com, Minggu (23/5/2021), satu per satu anggota grup keluar karena memboikot. 

Grup Facebook RRC ini diketahui dibuat pada tahun 2009 atau 12 tahun lalu dan kini anggotanya sudah mencapai 21 ribu akun.

Admin grup ini juga sudah membuat aturan bahwa tidak boleh ada ujaran kebencian atau perundungan dalam setiap postingan. 

"Saya melihat di grup RRC ini terlalu banyak akun-akun bodong hanya memprovokasi dan mengadu domba satu sama lain," tulis akun bernama Rinto.

"Akun bodong banyak berkeliaran di grup ini, tujuan mereka mengadu domba. Muratara mau maju, jangan sampai kita terpecah belah," timpal akun bernama Novian. 

"Grup ini banyak sekali akun bodong (anonim) yang selalu memprovokasi dan memecah belah masyarakat," tambah akun bernama Paisol.

Baca juga: Bangkai Babi Hutan Bergelimpangan di Muratara, Dugaan Warga Bermacam-macam: Mereka tidak Dibunuh

Baca juga: Dibalik Aksi Blokade Jalan di Muratara, Anggota DPRD Sumsel Ini Mensinyalir Ada Sindikat Narkoba 

Warga berharap aparat kepolisian turun tangan untuk menertibkan karena perkara ini dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Halaman
12
Sumber: Tribun Sumsel
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved