Breaking News:

Virus Corona di Sumsel

Update Virus Corona di Sumsel, Hanya Palembang Zona Merah, Epidemiologi Minta Warga Jangan Lengah

laporan harian Situasi Perkembangan Covid-19 dari Dinas Kesehatan Sumsel pada Jumat (21/5/2021), hanya ada satu daerah zona merah Covid-19

Sripoku.com/ Antoni
Ilustrasi Virus Corona di Sumsel 

Laporan wartawan Sripoku.com, Jati Purwanti

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Update Virus Corona di Sumsel yang masih terus mengalami fluktuasi.

Berdasarkan data laporan harian Situasi Perkembangan Covid-19 dari Dinas Kesehatan Sumsel pada Jumat (21/5/2021), hanya ada satu daerah zona merah Covid-19 di Sumsel, yakni kota Palembang.

Sebanyak 16 kabupaten dan kota lainnya di Sumsel berstatus zona oranye dan kuning.

Daerah zona oranye, di antaranya OKU, Musi Banyuasin, Muaraenim, Musi Rawas, Banyuasin, Ogan Ilir, Lubuklinggau, OKI, PALI, dan OKU Timur.

Pengakuan 4 ABG di Palembang yang Hilang: Modal Rp220 Ribu Nekat ke Padang, Kerja di Rumah Makan

Sementara daerah zona kuning yakni Lahat, Pagaralam, OKU Selatan, Empat Lawang, dan Muratara.

Menurut Epidemiolog Universitas Sriwijaya, Iche Andriany Liberty, meski hanya ada satu daerah di Sumsel yang dikategorikan sebagai daerah zona merah Covid-19, namun masyarakat harus tetap waspada dan patuh pada protokol kesehatan.

"Zonasi ini bisa dengan cepat berubah. Hari ini bisa saja kuning, tapi bisa saja besok menjadi merah," ujar Iche, Sabtu (22/5/2021).

Dia menambahkan, saat ini mobilitas masyarakat mengunjungi pusat perbelanjaan untuk kebutuhan membeli bahan pokok dan obat-obatan pun meningkat dibanding masa awal pandemi.

Kondisi inilah yang harus menjadi perhatian setiap orang karena potensi penularan Virus Corona semakin tinggi di tengah mobilitas masyarakat yang juga tinggi.

Kronologi 4 ABG di Palembang Hilang & Sudah Pulang, Izin Beli Model & Naik Fuso Muatan Obat Nyamuk

"Protokol kesehatan itu sangat penting. Jangan sampai kendor dan lengah. Covid-19 masih ada di sekitar kita," kata dia.

Sebagai informasi tambahan, hingga kini kasus Covid-19 di Sumsel yakni suspek (ODP + PDP) : 47.198 Orang.

Dari data tersebut terdiri dari Orang dalam Proses Pemantauan 1.151 Orang, discarded suspek 29.906 orang sehingga total Orang Tanpa Gejala (OTG) 52.121 orang.

Kemudian, jumlah orang dalam proses Pengawasan 797 Orang, discarded OTG 42.557 orang.

Sementara itu, kasus konfirmasi Aktif Proses Perawatan 957 orang, sembuh 20.664 orang dan meninggal 1.157 orang.

Penulis: Jati Purwanti
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved