Breaking News:

BPJamsostek Bidik Kepesertaan Baru Dari 27 Ribu Penerima KUR Bank Mandiri

BPJamsostek menyasar sebanyak 27 ribu penerima KUR Bank Mandiri untuk menjadi peserta BPJamsostek

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Azwir Ahmad
sripoku.com/rahmalia
BPJamsostek MoU dengan Bank Mandiri Regional Sumatera II, Kamis (20/5/2021) 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - BPJamsostek menargetkan kepesertaan baru dari 27 Ribu Penerima Kredit Usaha Rakyat (KUR) baru Bank Mandiri Regional II Sumatera.

Tak hanya debitur, para vendor dan mitra kerja Bank Mandiri juga akan didaftarkan sebagai peserta baru dengan iuran hanya Rp 16.800. 

Surya Rizal, Deputi Direktur Wilayah Sumbagsel didampingi Pepen S Almas, Depdirwil Sumbariau BPjamsostek mengatakan sesuai instruksi presiden tentang optimalisasi pelaksanaan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.

Dimana ada 13 Kementerian, 5 Lembaga dan seluruh Kepala Daerah ikut serta mendukung upaya optimalisasi ini. 

Salah satu sasaran adalah para penerima KUR. Untuk tahap awal, BPJamsostek menyasar penerima KUR di Bank Mandiri untuk menjadi peserta BPJamsostek. Secara otomatis  mereka yang masuk dalam daftar penerima akan diikutsertakan sebagai peserta Bpjamsostek. 

"Kami akan sama-sama mengedukasi dan proses pendaftaran sebagai peserta. Minimal mereka akan mendapatkan dua manfaat program peserta yakni Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian," katanya, usai MoU dengan Bank Mandiri Regional Sumatera II, Kamis (20/5/2021)

Secara Parsial, kata Surya, mereka melakukan sosialisasi bersama Dinas Koperasi dan UMKM. Hanya saja tingkat kesadaran pentingnya menjadi peserta BPJamsostek masih sangat rendah. 

Sebelum inpres ini terbit ada PP Nomor 86 tentang pemberian sanksi administratif bagi yang tak patuh tidak mengikutsertakan pekerja sebagai peserta BPJamsostek

"Termasuk pula jika penerima KUR tidak terdaftar sebagai peserta ada kemungkinan untuk penyaluran KUR ditangguhkan sementara," katanya

Surya menjelaskan, melalui kerjasama ini pekerja atau perusahaan dapat mendaftar sebagai peserta BPJamsostek, membayar iuran bulanan serta Bank Mandiri dapat melakukan branding ataupun sosialisasi manfaat program yang ada pada BPJamsostek.

Begitu juga sebaliknya BPJamsostek juga akan mendukung dan turut mensosialisasikan program yang ada pada Bank Mandiri.

Ini merupakan kerjasama antara BPJS Ketenagakerjaan dengan pihak perbankan dalam hal ini Bank mandiri guna  memberikan pelayanan kepada peserta dan calon peserta. “Ini bagian dari usaha kami meningkatkan pelayanan kepada peserta” jelas Surya.

Surya menilai jaminan sosial selama ini belum sepenuhnya dipahami oleh masyarakat secara luas. "Inilah yang menyebabkan banyak pekerja yang belum terlindungi dari risiko kecelakaan kerja dan kematian terutama pekerja penerima upah dan bukan penerima upah," katanya. 

Sementara itu Regional CEO Sumatera 2 /Regional II PT. Bank Mandiri (persero) , Tbk. Lourentius Aris Budiyanto  menambahkan mereka secara penuh mendukung upaya perluasan kepersertaan BPJS Ketenagakerjaan. 

"sebetulnya kerjasama ini telah berjalan di beberapa cabang padanan Bank mandiri di regional 2 sumatera 2, namun untuk kepesertaan yang berasal dari debitur akan kita arahkan juga untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan dan tentunya tetap memperhatikan pula ketentuan-ketentuan yang sudah berlaku," tambahnya.(Yak)

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved