Breaking News:

Konflik Israel Palestina

SEJAK 1946, Israel Selalu Gagal Cari Simpati Indonesia: Meski Dirayu, Presiden Soekarno Tak Goyah

Sejak era pemerintahan Soekarno, Indonesia ternyata terus-menerus dirayu oleh Israel untuk menjalin hubungan diplomatik

Presiden Soekarno 

SRIPOKU.COM, JAKARTA--Sejak era pemerintahan Soekarno, Indonesia ternyata terus-menerus dirayu oleh Israel untuk menjalin hubungan diplomatik.  Tapi rayuan tersebut tak mempan karena Soekarno tegas menolak.

Seperti yang diketahui, Israel saat ini tengah menjadi perhatian dunia.
Hal itu tak terlepas dari konflik dengan Palestina yang kembali memanas.

Serangan-serangan kembali diluncurkan Israel ke Palestina sejak bulan Ramadan hingga kini.
Simpati terus mengalir dari Indonesia dan negara-negara lain untuk warga Palestina.

Warga dunia juga ramai-ramai mengecam tindakan Israel, termasuk Indonesia.

Presiden Republik Indonesia Joko Widodo baru-baru ini mengeluarkan pernyataan tersebut lewat Twitter.

"Indonesia mengutuk keras serangan Israel yang menelan ratusan korban jiwa, termasuk wanita dan anak-anak."Agresi Israel harus dihentikan," tulisnya dalam bahasa Inggris seperti dikutip dari Twitter @jokowi, Sabtu (15/5/2021).
Kecaman Indonesia terhadap Israel rupanya telah mendarah-daging sejak era pemerintahan Soekarno.

Ya, sejak Indonesia merdeka, Israel telah mencari celah agar bisa menjalin hubungan diplomatik. Tetapi rayuan itu tak mempan.

Presiden Pertama RI Soekarno dengan tegas menolak rayuan Israel.

Dilansir dari Intisari Online, Israel sendiri kala itu merayu Indonesia dengan memberikan pengakuan kemerdekaan.

Atas anjuran dari Dewan Liga Arab pada 18 November 1946, selain negara-negara muslim, Israel memberi pengakuan kedaulatan Indonesia. Hal itu dilakukan Israel dengan harapan Indonesia akan melakukan hal yang sama.

Halaman
12
Editor: Wiedarto
Sumber: Tribun Medan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved