Breaking News:

Berita Muba

Pengguna Jalan Terpaksa Dorong Motor: Curah Hujan Meningkat, Sungai Langgaran di Muba Meluap

Sejumlah kendaraan seperti sepeda motor harus didorong ketika melintas, namun untuk kendaraan roda empat tidak bisa melintas.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: RM. Resha A.U
SRIPOKU.COM/FAJERI RAMADHONI
Akses jalan Desa Cinta Karya yang tergenang luapan air dari Sungai Langgaran. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Fajeri Ramadhoni

SRIPOKU.COM, SEKAYU -- Tingginya intensitas curah hujan yang melanda sejumlah daerah di Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), membuat sejumlah anak sungai mengalami kenaikan debit air.

Seperti salah satu sungai yang berada di Kecamatan Plakat Tinggi yakni Sungai Langgaran meluap dan menutup sebagian badan jalan tepatnya di Desa Cinta Karya, Selasa (18/5/21).

Dari pantauan, badan jalan yang terletak di C3 Desa Cinta Karya, Kecamatan Plakat Tinggi, Muba tergenang sebatas lutut orang dewasa.

Baca juga: Tiga Plat Luar Sumsel Putar Balik, Pos Penyekatan Baylen Muba Semakin Diperketat

Baca juga: Pemain Muba Babel United Bakal Gelar Latihan 20 Mei, Wajib Cek Fisik Sebelum Dimulai

Sejumlah kendaraan seperti sepeda motor harus didorong ketika melintas, namun untuk kendaraan roda empat tidak bisa melintas.

Sekretaris Desa Cinta Karya, Yudi, mengungkapkan luapan yang terjadi di Sungai Langgaran merupakan yang paling parah sejak beberapa tahun terakhir.

Menurutnya sungai tersebut sering meningkat debit airnya, namun tidak separah seperti ini.

“Ini yang terparah pak, kalaupun hujuan biasanya tidak sampai meluap seperti ini. Paling hanya sebatas bibir sungai saja, mungkin karena hujan yang terjadi pada pagi hari sangat deras,” kata Yudi, Selasa (18/5/21).

Lanjutnya, masyarakat yang ingin melintas harus berhati-hati karena jalam licin dan tinggi air sebatas lutut orang dewasa.

Baca juga: Niat Merudapaksa Terhenti Saat Buka Baju Korban, Perampok Sekap Pasutri Muda di Muba, Rugi Tiga Juta

Baca juga: Mata Seorang Tenaga Kesehatan di Bayung Lencir Kabupaten Muba Menyipit Saat Rombongan Camat Datang

“Kalau motor masih bisa lewat tapi didorong, kalau mobil tidak bisa. Kalau lihat kondisi air biasnya cepat menyurut karena sungai ini jarang sekali banjir,”ungkapnya.

Halaman
12
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved