Breaking News:

Virus Corona di Palembang

ALHAMDULILLAH! Angka Kesembuhan Pasien Positif Covid-19 di Kota Palembang Melonjak

Namun warga Palembang tetap harus jaga prokes tidak boleh lengah sedikitpun. Mengingat kondisi saat ini Palembang masih dalam zona merah

Penulis: Rahmaliyah | Editor: Sudarwan
GRAFIS: SRIPOKU.COM/ANTONI AGUSTINO
Update Virus Corona di Palembang 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pasca libur Hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan tidak mengalami lonjakan.

Bahkan, per tanggal 16 Mei 2021 kemarin justru angka kesembuhan pasien meningkat drastis menjadi 142 orang. 

Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, ini sebagai angin segar namun bukan berarti kemudian protokol kesehatan menjadi kendor.

Masyarakat tetap harus disiplin dengan protokol kesehatan dimanapun. 

"Sejauh ini dari hasil laporan dinkes belum ada lonjakan, namun kita tetap harus jaga prokes tidak boleh lengah sedikitpun. Mengingat kondisi saat ini Palembang masih dalam zona merah," katanya, Senin (17/5/2021). 

Dewa mengatakan, selain angka kesembuhan tingkat bed Occupancy Rate (BOR) di Palembang mengalami penurunan, dari sebelumnya 71 persen.

"Sekarang di bawah itu, mudah-mudahan bisa dibawah batas maksimal BOR," ujarnya.

Meski ada penurunan, Pemkot Palembang mengaku bersiap untuk menambah kamar isolasi di RSUD milik mereka.

RSUD Palembang BARI rencananya akan menambah 20-30 kamar isolasi lagi. 

Pihaknya juga meminta agar dinkes bisa berkoordinasi, apabila ada pasien Covid-19 yang terkonfirmasi positif namun belum mendapatkan ruangan isolasi atau perawatan bisa dialihkan ke Wisma Atlet Jakabaring Palembang. 

"Di (Rumah Sakit) BARI saja kami lihat dari KTP pasien memang cukup banyak yang datang dari kabupaten lain. RSUD BARI menjadi salah satu lokasi rujukan RS penanganan Covid-19," katanya.

"RS pun tak mungkin untuk menolak jika ada yang butuh perawatan makanya besok ini saya akan rapat bersama agar tambahan kamar isolasi ini segera disediakan," tambahnya. 

Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Kota Palembang, Yudhi Setiawan mengatakan pasca libur lebaran Idul Fitri 1442 H ini mereka belum melihat adanya peningkatan kasus Covid-19 harian. 

"Nanti perhitungannya akan dilihat setelah sepekan lebaran ini," ungkapnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved