Niat Merudapaksa Terhenti Saat Buka Baju Korban, Perampok Sekap Pasutri Muda di Muba, Rugi Tiga Juta

Ardi mengakui bahwa ia merampok pasutri muda tersebut karena desakan ekonomi. Namun, melihat istri korban sangat menggiurkan.

Penulis: Fajeri Ramadhoni | Editor: Refly Permana
sripoku.com/fajeriramadhoni
Kapolres Muba AKBP Erlin Tangjaya SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Ali Rojikin SH ketika menggelar konferensi pers di Mapolres Muba. 

SRIPOKU.COM, SEKAYU - Tak cukup menguras harta pasutri muda di Kecamatan Babat Supat, Ardi (41) malah berniat merudapaksa seorang wanita muda di Muba saat menjalankan aksi pada Selasa (11/5/2021).

Namun, niat merudapaksa gagal dilakukan ketika dirinya membuka baju korban secara paksa.

Beberapa hari kemudian, tersangka yang tinggal di Kecamatan Babat Supat berhasil diamankan aparat kepolisian.

Palembang Zona Merah JSC Ditutup, Wisma Atlet Tetap Siaga Tampung Pasien Covid-19

Ardi mengakui bahwa ia merampok pasutri muda tersebut karena desakan ekonomi.

Namun, melihat istri korban sangat menggiurkan sehingga muncul niat ingin merudapaksa.

“Saya sudah buka bajunya pak, tapi karena tidak menyala sehingga tidak jadi. Saya tempelin saja, lalu saya pergi,” ujarnya, Minggu (16/5/2021).

Kapolres Muba ,AKBP Erlin Tangjaya SIK, melalu Kasat Reskim, AKP Ali Rojikin SH mengatakan, kejadian bermula Selasa (11/5/2021) sekira pukul 02.00 WIB di rumah korban.

Tersangka masuk ke rumah korban menggunakan tangga, naik membuka jendela dari sela-sela dinding papan lalu masuk ke dalam rumah dan mematikan lampu.

"Kemudian tersangka membangunkan kedua korban pasutri tersebut dengan ucapan 'Hei Bangun', lalu mengancam menggunakan sebilah pisau sambil berkata 'Diam'," ujar Ali Rojikin, Minggu (16/5/21).

Angkat Kaki dari Sini, Pohon Sawitnya Bawa Semua, Perusahaan Kuasai Tanah Ulayat 8.000 Hektar

Kemudian tersangka mengikat kedua tangan dan kaki si pria dengan tali dan menutup mata dengan kain handuk.

Tak hanya itu, tersangka juga mengikat tangan si wanita dengan tali ke depan, menutup mata dan mulut dengan kain. 

Korban berusaha untuk berteriak, namun tersangka mengancam dengan sebilah pisau dan berkata 'Diam Aku cuma ambil barang sama HP'.  

Kemudian tersangka merudapaksa wanita 18 tahuhn it8u sebanyak 1 kali dengan cara membuka celana pendek dan celana dalam korban. 

"Sayangnya, saat hendak melancarkan aksinya, tersangka yang berada di bawah pengaruh sabu ini tak berhasil memperkosa korban lantaran lemah syahwat," kata Ali Rojikin.

Setelah selesai melakukan perbuatannya, tersangka mengambil 1 unit HP merk OPPO A12 warna biru,1 power bank merk IM warna abu-abu.

Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp 3 juta.

2 Rumah & 1 Minimarket Dibobol Maling Saat Lebaran, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang: Ini PR Kita

“Pada Sabtu (15/5/2021) sekira pukul 01.00 WIB setelah mendapat informasi tentang identitas dan keberadaan tersangka, selanjutnya Personil Polsek Babat Supat dan Tim Buser Polres Muba dipimpin Kanit Pidum Sat Reskrim Polres Muba dan  Kanit Reskrim Polsek Babat Supat melakukan penangkapan Tersangka di rumahnya di Dusun 1 Desa Babat Ramba Jaya Kecamatan Babat Supat, Muba,” ungkapnya.

Saat ini tersangka sudah diamankan di Mapolres Muba guba dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka kita kenakan pasal 289 dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara, karena telah melakukan aksi perampokan dan pemerkosaan,” tegasnya. 

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved