Breaking News:

"LEBIH Ganas," Malaysia Kini Hampir Mirip India, Terpaksa Lockdown: Kasus Covid Tak Terbendung

Negara Malaysia pada Senin (10/5/2021), memberlakukan penguncian (lockdown) nasional baru.

AFP PHOTO/MOHD RASFAN
Covid-19 di Malaysia Juga Memburuk, Ratusan Pasien ICU Menumpuk Tenaga kesehatan dengan memakai APD menyiapkan alat tes Covid-19 di Shah Alam, pinggiran Kuala Lumpur, pada 17 Februari 2021 

SRIPOKU.COM, MALAYSIA-Kondisi yang hampir saja juga dialami tetanga Indonesia, Malaysia . Ledakan Covid-19 ini juga memaka pemerintah Malayisa menutup wilayah itu. Negara Malaysia pada Senin (10/5/2021), memberlakukan penguncian (lockdown) nasional baru. Menurut pemerintah Malaysia,langkah ini diambil karena negara itu bergulat dengan lonjakan kasus virus corona dan varian baru yang sangat menular.

Reuters memberitakan, Perdana Menteri Malaysia Muhyiddin Yassin mengatakan semua perjalanan antar negara bagian dan antar distrik akan dilarang. Pun demikian dengan pertemuan sosial.

Institusi pendidikan akan ditutup tetapi sektor ekonomi akan dibiarkan terus berlanjut, kata Muhyiddin, tanpa merinci lebih lanjut.

"Malaysia menghadapi gelombang ketiga Covid-19 yang dapat memicu krisis nasional," kata Muhyiddin dalam sebuah pernyataan, menambahkan bahwa tindakan penguncian akan berlanjut hingga 7 Juni.

Perdana menteri menjelaskan, penguncian diperlukan karena adanya varian virus corona baru dengan tingkat infeksi yang lebih menular dan kendala yang berkembang pada sistem kesehatan masyarakat.

Data Reuters menunjukkan, Malaysia telah mengalami lonjakan infeksi virus corona dalam beberapa pekan terakhir, di mana negara itu melaporkan 3.807 kasus baru pada hari Senin. Jika ditotal, negara ini mencatat 444.484 kasus dengan 1.700 kematian.

Saat ini, Malaysia berada dalam keadaan darurat, yang diumumkan oleh Muhyiddin pada Januari untuk mengekang penyebaran Covid-19

Perintah Kontrol Gerakan
Seluruh Malaysia akan kembali berada di bawah Perintah Kontrol Gerakan (MCO), Perdana Menteri Muhyiddin Yassin mengatakan, di tengah gelombang ketiga kasus virus corona baru.

Kunjungan ke rumah dan ziarah ke makam selama Hari Raya Idul Fitri termasuk di antara kegiatan yang Pemerintah Malaysia larang.

Menurut Muhyiddin , Pemerintah Malaysia telah memutuskan untuk mengambil langkah-langkah yang lebih keras untuk mengekang penyebaran virus corona di masyarakat dan untuk mencegah kasus meningkat tajam.

Halaman
123
Editor: Wiedarto
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved