Breaking News:

Larangan Mudik Guna Cegah Lonjakan Covid-19 Wako Pagaralam Kunjungi Pos Penyekatan & Titip Pesan Ini

Untuk mengetahui langsung kondisi disejumlah pintu masuk dan keluar Kota Pagaralam, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni kunjungi di Pos Penyekatan

Penulis: Wawan Septiawan | Editor: adi kurniawan
SRIPOKU.COM/Wawan Septiawan
Walikota Pagaralam Alpian Maskoni bersama Kapolres AKBP Dolly Gumara SIK MH saat mengunjungi pos penyekatan di Kota Pagaralam. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Wawan Septiawan

SRIPOKU.COM, PAGARALAM - Sejak 6 Mei 2021 kemarin Pemerintah Kota (Pemkot) Pagaralam bersama Polres Pagaralam telah mengaktifkan pos penyekatan bagi para pemudik yang membandel masih melakukan mudik ke daerah asal mereka.

Untuk mengetahui langsung kondisi di Pos Penyekatan yang ada disejumlah pintu masuk dan keluar Kota Pagaralam, Walikota Pagaralam Alpian Maskoni bersama jajaran serta Kapolres Pagaralam AKBP Dolly Gumara SIk MH tinjau pos penyekatan yang ada.

Baca juga: Makin Dekat Lebaran Potensi Pemudik Masih Ada, Ini Lokasi Pos Penyekatan di Musi Rawas

Baca juga: Ketua DPRD Sumsel Minta Petugas Tegas dan Humanis, Pantau Pos Penyekatan Larangan Mudik

Pantauan sripoku.com, Selasa (11/5/2021) Walikota Pagaralam Alpian Maskoni tinjau pos penyekatan dengan menggunakan Motor Sport miliknya. Hal ini juga diikuti oleh sejumlah kepala OPD serta Kapolres Pagaralam.

Walikota Pagaralam, Alpian Maskoni mengatakan, pihaknya bersama Kapolres sengaja mengunjungi semua pos penyekatan untuk melihat langsung kondisi disetiap Pos Penyekatan yang ada di Pagaralam.

"Kita selian memberikan bantuan makanan disemua Pos Penyekatan kita juga ingin melihat langsung kondisi disini bagaimana petugas melakukan penyekatan setiap kendaraan umum yang akan masuk dan keluar di Pagaralam," ujarnya.

Saat berada di Pos Penyekatan, Wako memberikan pesan kepada semua petugas untuk tetap melakukan pendekatan yang humanis kepada setiap masyarakat yang akan masuk dan keluar Kota Pagaralam.

"Hal ini sangat penting, karena pendekatan yang humanis dengan penjelasan yang logis akan membuat pemudik mengerti dengan aturan yang sedang diterapkan ini," kata Wako.

Dirinya juga meminta petugas untuk dapat melihatkan kelengkapan pemudik seperti syarat antigen, pengukuran suhu serta alat kelengkapan lainnya.

"Kita harus tetap mengutamakan yaitu bagaimana hak rakyat itu terpenuhi dan tidak ada yang dirugikan," tegasnya.

Sementara Kapolres Kota Pagar Alam AKBP Dolly Gumara SIk mengatakan, sejauh ini sejak sudah sebanyak 8 kendaraan, bahkan ada supir travel gelap yang disuruh putar balik.

"Kita tegaskan bahwa tidak ada kelonggaran bagi mereka yang berasal dari luar yang akan masuk ke Pagaralam. Kita sudah siapkan sanksi tegas berupa putar balik yang merupakan sanksi paling tinggi, dan kalau tetap ngeyel maka bisa dilanjutkan dengan tilang," tegasnya.

Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved