Ini Rincian THR Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin dan PNS, Sudah Cair Bertahap Hingga Lebaran

Seperti diketahui, THR memang sudah cair secara bertahap sejak Kamis (6/6/2021), yakni mulai dari tingkat pusat hingga daerah masing-masing

Editor: Hendra Kusuma
Ist/handout
THR PNS dan pejabat tinggi teramasuk Presiden Jokowi cair sejak Jumat (7/5/2021), bertahap mulai dari pejabat tinggi di pusat hingga ASN, PNS, TNI Polri di daerah. 

SRIPOKU.COM, PALEMBANG-Tunjungan Hari Raya alias THR PNS Cair Bertahap Hingga Lebaran, Termasuk Presiden Jokowi dan Wapres Maruf Amin dan pejabat tinggi negara serta setingkatnya hingga ke bawah, berdasarkan golongan ASN dan PNS.

Seperti diketahui, THR memang sudah cair secara bertahap sejak Kamis (6/6/2021), yakni mulai dari tingkat pusat hingga daerah masing-masing yakni Provinsi hingga kabupaten/kota untuk PNS atau ASN dan pegawai setingkatnya.

Cairnya THR ini diungkapkan oleh Kepala Biro Komunikasi Kementrian Keuangan Puspas Rahayu, bahwa THR untuk pemerintah pusat sudah mencapai Rp 7,38 triliun atau 98 persen dari total anggaran.

"Diharapkan untuk pemerintah pusat sudah selesai seluruhnya," jelas Puspa, Jumat (7/5/2021)kemarin.

Disebutkan, jika THR sudah cair dipusat dan akan diditribusikan atau penyesuaian waktu ke seluruh daerah-daerah seluruh Indonesia yang diatur berdasarkan pemerintah daerah masing-masing.

"Untuk daerah dalam minggu ini bisa cair,ini sudah jadi komitmen pemerintah daerah," jelasnya.

Seperti diketahui, THR cair untuk PNS, pejabat eseloan hingga setikat pejabat tinggi negara, termasuk Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin tahun ini akan menerima tunjangan hari raya (THR).

Presiden dan Wapres serta pejabat tinggi negara berhak mendapatkan THR setelah, situasi berbeda dengan Lebaran tahun lalu dengan tahun saat ini, di mana musim lalu negara tengah berjuang mengatasi pandemi Covid-19.

Sehingga presiden, wakil presiden, menteri, anggota DPR, hingga PNS golongan I dan II tidak mendapatkan THR.

Namun kini, mereka para pejabat tinggi negara ini akan menerima THR. Sebab, Aturan mengenai pemberian THR untuk presiden dan wakil presiden pun tertuang dalam PMK Nomor 42/PMK.05/2021.

Adapun aturan THR bagi pejabat tinggi ini yakni termasuk THR presiden dan wakil presiden yang termasuk dalam kategori pejabat negara.

Maka berapa besaran THR yang mereka terima? rinciannya, terdiri atas gaji pokok, tunjangan keluarga, tunjangan pangan dalam bentuk uang, dan tunjangan jabatan atau tunjangan umum.

Lalu, mengenai gaji pokok, untuk presiden dan wakil presiden aturannya tertuang dalam UU Nomor 7 Tahun 1978 tentang Hak Keuangan/Administratif Presiden dan Wakil Presiden.

Sebab pada pasal 2 ayat (1) aturan tersebut dijelaskan, gaji pokok presiden adalah enam kali gaji pokok tertinggi pejabat negara selain presiden dan wakil presiden.

Halaman
1234
Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved