Breaking News:

Kening Yasser Arafat Berkerut Dengar Danau Ranau Ditutup Saat Lebaran, Puluhan Juta Sudah Habis

"Padahal sudah sejak 3 bulan lalu melakukan persiapan. Saat kita sudah siap malah ditutup," kata Yasser Arafat.

sripoku.com/alan
Destinasi Wisata Taman Bunga di sekitaran Wisata Danau Ranau, OKU Selatan, Rabu (10/2/2021). 

Laporan wartawan Sripoku.com, Alan Nopriansyah

SRIPOKU.COM, MUARADUA - Kebijakan Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan (OKUS) menutup kunjungan wisata di hari libur hari Raya Idul Fitri 1442 Hijriah menyebabkan salah satu penggiat wisata merugi mencapai puluhan juta rupiah.

Sebab, meskipun bersifat sementara yakni berlaku mulai tanggal 10 Mei - 17 Mei, kebijakan ini akan sangat mempengaruhi pendapatan yang dihasilkan oleh pengelola wisata, khususnya area Danau Ranau.

Penggiat wisata Yasser Arafat selaku owner wisata Taman Bunga Bukit Mutiara Garden Danau Ranau, hanya bisa mengerutkan dahi pasca mendapati informasi penutupan wisata Danau Ranau.

Ketum Gencar Bersafari, Ketua DPD Demokrat Sumsel Ishak Mekki: Beri Semangat Baru Bagi Kader

"Padahal sudah sejak 3 bulan lalu melakukan persiapan. Saat kita sudah siap malah ditutup," ujarnya kepada Sripoku.com, Jumat (7/5/2021).

Selain itu Yasser meruncikan pendanaan yang dikeluarkan agar tak mengecewakan pengunjung tidak sedikit. Mulai dari penataan, perawatan hingga pembersihan ditaman Wisata.

"Kita sudah membentuk taman telah sedemikan rupa dan biaya yang dikeluarkan puluhan juta," tambah dia.

Diketahui, Pemkab OKU Selatan resmi mengeluarkan surat edaran (SE) penutupan sementara kunjungan wisata di objek wisata di OKU Selatan khususnya Destinasi wisata Danau Ranau saat libur Hari Raya Idul Fitri 1442 H tahun 2021.

Dua Hari Pemberlakuan Larangan Mudik, Sudah 40 Kendaraan Putar Balik Saat Melintas di Ruas Tol Kapal

Dalam surat edaran yang dikeluarkan Jumat (7/5),  Nomor : 3661/116/PARBUD/2021 menyebut penutupan sementara diberlakukan tanggal 10 Mei hingga 17 Mei 2021, dalam rangka upaya pencegahan Virus Corona di Kawasan Wisata wilayah OKU Selatan.

“Kita sudah melakukan rapat bersama Sekda dan diputuskan untuk lokasi wisata yang ada di OKU Selatan pemerintah memutuskan untuk kembali menutup destinasi wisata yang ada di OKU Selatan," ujar Kepala Dinas Pariwisata OKU Selatan, Darmawan, Kamis (6/5/2021).

Pemkab melakukan penutupan destinasi wisata untuk mengantisipasi lonjakan wisatawan dengan berbagai pertimbangan terlebih OKU Selatan saat ini berada di zona orange atau resiko penularan sedang serta berdekatan dengan wilayah Kabupaten/Kota zona merah (OKU Timur).

“Kami mengajak agar kiranya masyarakat bisa memahami dan  memaklumi keadaan yang saat ini sudah diputuskan pemerintah,” pungkas Darmawan.

Penulis: Alan Nopriansyah
Editor: Refly Permana
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved