Breaking News:

KKB Papua

JAGO Soal Teror, Saat Dengar Rencana Operasi Besar-besaran, Nyali KKB Papua Ciut, Minta Ampun

Tapi, ketika pemerintah ingin melakukan sebuah operasi besar untuk menumpas keberadaan mereka, reaksi mereka selalu bertolak belakang.

Editor: Wiedarto
istimewa
ilustrasi TNI tembak mati anggota KKB Papua. 

SRIPOKU.COM, PAPUA -- Berbicara tentang menebar ketakutan di masyarakat dan mengancam TNI-Polri, KKB memang jagonya. Tapi, ketika pemerintah ingin melakukan sebuah operasi besar untuk menumpas keberadaan mereka, reaksi mereka selalu bertolak belakang.

Acap kali mereka mengemis memohon-mohon agar pemerintah Indonesia tidak melakukan operasi militer di tanah Papua.

Belum lagi mereka juga kadang harus sampai memohon-mohon saat mendapat serbuan warganet Indonesia.

KKB sendiri kini sudah dinyatakan sebagai organisasi teroris oleh pemerintah Indonesia, seperti disampaikan olehi Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

Mahfud menilai bahwa masifnya aksi kekerasan yang dilakukan KKB, yang tidak jarang melibatkan pembunuhan, sudah cukup menjadi alasan pemerintah menerapkan mereka sebagai kelompok teroris.

"Sejalan dengan itu semua dengan pernyataan-pernyataan mereka itu maka pemerintah menganggap bahwa organisasi dan orang-orang di Papua yang melakukan kekerasan masif di kategorikan sebagai teoris," tutur Mahfud dalam konferensi pers yang tayang di kanal YouTube Kemenko Polhukam, Kamis (29/4/2021).

Ya, jika berbicara tentang Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua, maka yang terbayang adalah aksi-aksi kekerasan yang mereka lakukan.

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Sepanjang 2021 yang baru berjalan empat bulan saja, terhitung sudah ada 17 aksi kekerasan yang mereka lakukan.

Dua aksi mereka yang paling populer dan terhangat adalah aski pembakaran sekolah dan rumah kepala suku serta bentrokan yang menewaskan Kepala BIN Daerah (Kabinda) Papua, Brigjen TNI Gusti Putu Danny Nugraha.

Halaman
123
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved