Breaking News:

Masker Tidak Bisa Gantikan Protokol Jaga Jarak, Tetap Bisa Tertular Covid-19, Seperti Ini Alasannya

Masker mungkin berguna ketika kita berada di supermarket, apotek atau tempat lain di mana kita tidak bisa menjamin jarak 2 meter dengan orang lain.

sripoku.com/maya
Ilustrasi: Pada H-10 lebaran Idul Fitri terlihat warga kota Palembang mulai meramaikan pusat perbelanjaan seperti di PS Mal, Senin (3/5/2021). 

SRIPOKU.COM - Memasuki masa akhir bulan ramadan atau semakin dekatnya hari raya Idul fitri, sejumlah pusat perbelanjaan dan pasar mulai dipadati pengunjung.

Beberapa lokasi perbelanjaan  juga tampak dipenuhi pengunjung yang ingin berbalanja baju untuk Hari Raya Lebaran.

Terlihat cukup banyak pengunjung memakai masker, namun dalam kondisi padat, protokol kesehatan seperti menjaga jarak fisik dan menghindari kerumunan tentu sulit diterapkan.

Barangkali   banyak di antara mereka yang datang ke tempat perbelanjaan dan pasar tersebut merasa aman dari penularan Covid-19 selama menggunakan masker, meskipun berada di tengah kerumunan.

Dari fenomena ini membuat kita bertanya, apakah berkerumun dan tidak menjaga jarak tidak membuat kita berisiko tertular Covid-19 selama memakai masker? Ternyata , jawabannya adalah tidak.

Para profesional kesehatan sudah mengingatkan bahwa menggunakan jenis masker pelindung wajah, baik yang dibeli di toko maupun dibuat sendiri di rumah, bukan alasan untuk mengesampingkan protokol jaga jarak minimal 2 meter.

 "Penggunaan masker wajah tidak menggantikan protokol jaga jarak," kata spesialis penyakit menular dan profesor kedokteran dari Michigan State University, Peter Gulick, seperti dilansir HuffPost.

Masker mungkin berguna ketika kita berada di supermarket, apotek atau tempat lain di mana kita tidak bisa menjamin jarak 2 meter dengan orang lain.

Namun, dengan memakai masker tidak bisa jadi alasan untuk mengabaikan protokol jaga jarak.

Berikut beberapa alasan kita bisa tetap tertular Covid-19 meski memakai masker di tengah kerumunan, antara lain:

Halaman
1234
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved