Kuliner

Cerita Pengusaha Kuliner di Palembang, Banjir Orderan di Momen Ramadan dan Lebaran, 'Saya Kewalahan'

Cerita dari dua pengusaha kuliner, banjir orderan di momen Ramadan dan Lebaran: sampai saya kewalahan

Penulis: pairatkhadafi | Editor: Sudarwan
SRIPOKU.COM/PAIRAT
Zoom meeting Sumsel Virtual Fest bersama Sripo-Tribun, Selasa (04/05/2021), menghadirkan pengusaha kuliner yang kebanjiran order selama bulan ramadan. 

Tak hanya Made yang merasakan berkah momen Ramadan dan Lebaran, namun hal ini juga dirasakan oleh Tri Jumartini Ilyas, Owner Silampari Cafe.

Wanita asal Lubuk linggau ini mengungkapkan, peningkatan omzet selama Ramadan begitu terasa jika dibanding sebelumnya, terutama pada saat akhir pekan.

Meski terbilang baru, Silampari Cafe yang terletak di kawasan Lunjuk Jaya ini sudah memiliki pelanggan tersendiri.

Dengan mengusung makanan lokal (asli Lubuklinggau) serta dipadukan dengan menu kekinian membuat cafe ini bisa untuk lidah semua kalangan.

Bahkan dalam waktu dekat, Tri mengaku akan membuka menu yang ramah anak kost yakni makanan serba Rp 10 rib.

Mengingat kawasan tersebut banyak kalangan mahasiswa yang bermukim di sekitar area cafe.

Meski tak menyediakan menu khusus untuk Lebaran, namun berkah Ramadan ikut kecipratan.

Tri menuturkan kebanjiran order menu berbuka puasa, seperti nasi kotak, rice bowl dan juga menu takjil lainnya.

"Biasanyauntuk makan di tempat ramainya pas weekend, banyak yang bukber di sini, tapi kalo hari biasa kita kebanjiran orderan nasi kotak biasanya pemesan untuk bagi-bagi/sedekah ke jalan-jalan atau panti asuhan" ungkap Tri.

Dalam sehari Tri bisa menerima puluhan hingga ratusan nasi kotak.

Untuk nasi kotak dibanderol mulai dari Rp 18 k hingga 20 k per pack.

Selama Ramadan, Silampari Cafe mnyediakan menu hemat khusus Bukber, yakni dikisaran harga 25 k sampai 35 k per pack dan sudah include menu utama, free minuman dan takjil.

"Banyak pelanggan lama maupun baru datang kemari, jadi kalo mau cari pindang khas Lubuklinggau tak perlu jauh ke sana, di sini kita selalu ready bumbu khas Linggau, baik pindang ikan maupun tulang" ungkap Tri.

(Sripoku.com/Pairat)

Baca juga: Mengintip 6 Kuliner Ekstrem di Thailand, Ada Kalajengking Goreng hingga Tumis Kecebong

Baca juga: 4 Tips Berikut Ini Bisa Dicoba Ketika Anda Ingin Buka Usaha Kuliner

Sumber: Sriwijaya Post
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved