Breaking News:

Belanja ke Luar Daerah Lewat Perbatasan, Apakah Warga Muratara Kena Sekat? Begini Penjelasannya

Kapolres Muratara, AKBP Eko Sumaryanto mengatakan ada beberapa pengecualian yang diperbolehkan melintas sekat mudik

ho/sripoku.com
Tribun Sumsel / Rahmat Aizullah Gapura perbatasan antara Kabupaten Muratara Sumsel dengan Kabupaten Sarolangun Jambi 

SRIPOKU.COM, MURATARA - Warga Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) sering berbelanja ke luar daerah karena pasar lokal kurang lengkap. 

Biasanya warga berbelanja ke pasar Singkut di Kabupaten Sarolangun Jambi atau ke Kota Lubuklinggau Sumsel.

Mereka mau tidak mau harus melewati perbatasan daerah yang ada pos penyekatan larangan mudik. 

Lantas apakah warga lokal yang hendak berbelanja akan dilarang melintas oleh petugas di pos penyekatan? 

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Muratara, Al Azhar menyatakan warga lokal dengan keperluan berbelanja tidak akan kena sekat. 

"Nanti tetap kita cek, kalau mobil lokal dan KTP lokal, kita kasih lewat," kata Al Azhar kepada Tribunsumsel.com, Selasa (4/5/2021). 

Dia mengakui saat penyekatan mudik pada 6-17 Mei nanti akan banyak warga Muratara keluar masuk perbatasan untuk berbelanja di luar daerah.

Petugas di pos penyekatan akan lebih teliti dan ketat memantau arus lalu lintas kendaraan. 

Petugas tidak akan memberikan toleransi bila ada pemudik yang nekat namun tetap mengedepankan etika humanis.

"Kita lihat plat kendaraannya, misal BM, berarti dari Riau, lalu kita cek KTP-nya, tujuannya kemana.

Halaman
12
Editor: Azwir Ahmad
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved