Breaking News:

Virus Corona di Palembang

Pemkot Palembang Ancam Cabut Izin Usaha Pengelola Mal, Kafe dan Restoran Bila tak Patuhi Prokes

Pemkot Palembang mengambil langkah untuk membatasi operasional mal dan kafe hingga restoran yakni sampai pukul 21.00 WIB

SRIPOKU.COM/RAHMALIYAH
Dipimpin Kasatpol PP Kota Palembang, GA Putra Jaya, satpol PP melakukan pengawasan di Palembang Indah Mall (PIM) guna penegakkan disiplin Prokes, Mei 2021. 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Rahmaliyah

SRIPOKU.COM, PALEMBANG - Pemkot Palembang mengambil langkah untuk membatasi operasional mal dan kafe hingga restoran yakni sampai pukul 21.00 WIB, menyusul meningkatnya kasus aktif covid-19 di Kota Palembang.

Walikota Palembang, H Harnojoyo mengatakan pengawasan jam operasional ini akan dilakukan secara intensif.

Mereka tak segan untuk memanggil pengelola dan mengenakan denda jika terbukti melanggar aturan protokol kesehatan

"Ya kalau bandel bisa saja diberikan. Ini mengacu dengan Perwali tentang Adaptasi kebiasaan baru," ujarnya.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mudik Lokal di Dalam Provinsi Sumsel Akhirnya Dilarang 

Harnojoyo mengatakan, Perwali tersebut hingga kini belum dicabut statusnya, artinya sanksi dan denda yang tertera dalam Perwali akan tetap sama diberikan.

Pengelola wajib membatasi jam operasionalnya sampai pukul 21.00, dengan jumlah pengunjung maksimal 50 persen dari total kapasitas. 

"Tidak mengikuti aturan akan kita panggil pengelolaannya. Ini Alhamdulillah Pak Kapolda dan Polrestabes telah memanggil pengelola mal untuk diberikan sosialisasi terkait aturan ini," katanya. 

Jangan lupa juga subscribe, like dan share channel Instagram Sriwijayapost di bawah ini:

Sementara itu, Sekda Kota Palembang, Ratu Dewa mengatakan, ancaman sanksi yang bisa dikenakan selain denda dengan pencabutan izin usaha bila terbukti tetap membandel. 

Halaman
12
Penulis: Rahmaliyah
Editor: Sudarwan
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved